Hari Kesetaraan Perempuan: 5 Hal yang Seharusnya Berhak Ditentukan Perempuan Sendiri
Hari Kesetaraan Perempuan atau Women's Equality Day diperingati setiap 26 Agustus di Amerika Serikat. Peringatan ini digagas pada 1971 untuk mengenang disahkannya Amandemen ke-19 pada 1920 yang memperluas hak pilih perempuan di AS.Â
Meski berawal dari sejarah Amerika, topik kesetaraan perempuan tetap relevan untuk dibicarakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Saat ini, kesetaraan perempuan bukan hanya soal hak memilih saat pemilu, tetapi juga kesempatan untuk belajar, bekerja, menyampaikan pendapat, dan menentukan keputusan untuk diri sendiri.
Hal ini juga tidak lepas dari pemberdayaan perempuan. UN Women menjelaskan bahwa pemberdayaan membuat perempuan dan anak perempuan punya lebih banyak kendali atas hidupnya, termasuk dalam menggunakan hak dan mengambil keputusan untuk dirinya sendiri.
Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini bisa terlihat dari berbagai pilihan yang berkaitan dengan hidup dan masa depan perempuan. Lalu, apa saja yang seharusnya bisa diputuskan perempuan sendiri? Yuk, simak selengkapnya, Beauties!
1. Memilih Fokus pada Karier atau Keluarga
Ilustrasi perempuan yang sedang bekerja sambil menjalani aktivitas bersama anak/Foto: Magnific/magnific
Perempuan punya pilihan untuk menentukan apa yang ingin menjadi prioritas dalam hidupnya. Ada yang ingin fokus pada karier, lebih banyak waktu bersama keluarga, atau menjalani keduanya.
Menurut Bustle, baik pekerjaan maupun keluarga sama-sama bisa memberikan kebahagiaan dalam hidup. Karena itu, pilihan setiap perempuan bisa berbeda, tergantung pada kondisi dan hal yang ingin mereka jalani.
Fokus pada karier bukan berarti seorang perempuan tidak peduli pada keluarga. Begitu juga ketika memilih lebih banyak waktu untuk keluarga, bukan berarti ia tidak punya ambisi.
Paling penting, perempuan punya ruang untuk menentukan pilihannya sendiri. Mereka tidak harus mengikuti satu pola hanya karena ada anggapan bahwa perempuan seharusnya menjalani peran tertentu.
2. Menentukan Apakah Ingin Menikah atau Tidak
Ilustrasi perempuan yang sedang mempertimbangkan pernikahan/Foto: Magnific/magnific
Menikah masih sering dianggap sebagai sesuatu yang harus dilakukan perempuan. Padahal, menikah atau tidak seharusnya tetap menjadi pilihan pribadi.
Perempuan berhak menentukan dengan siapa ia ingin menikah dan apakah ia ingin menikah atau tidak. Keputusan tersebut juga seharusnya dibuat tanpa paksaan, kekerasan, atau diskriminasi.
Jadi, perempuan tidak perlu merasa harus menikah hanya karena usia atau tekanan dari keluarga dan orang sekitar. Begitu juga perempuan yang memilih menikah tetap berhak menentukan seperti apa hubungan yang ingin dijalaninya.
Kesetaraan perempuan bukan berarti semua orang harus memilih hal yang sama. Setiap perempuan tetap punya hak untuk menentukan pilihan yang sesuai dengan hidupnya.
3. Menentukan Apakah Ingin Memiliki Anak atau Tidak
Ilustrasi foto USG dengan beberapa perlengkapan bayi/Foto: Magnific/magnific
UNFPA (United Nations Population Fund) juga menyebut bahwa setiap perempuan berhak menentukan sendiri apakah ingin memiliki anak dan kapan mereka ingin memilikinya. Hak tersebut juga perlu didukung dengan akses terhadap informasi dan layanan yang dibutuhkan.
Soal punya anak bisa menjadi pilihan yang berbeda bagi setiap perempuan. Ada yang ingin segera punya anak, ada yang memilih menundanya, dan ada juga yang memutuskan untuk tidak punya anak.
Keputusan ini bukan sesuatu yang bisa ditentukan hanya dari usia atau pendapat orang lain. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, mulai dari kondisi pribadi, hubungan, hingga rencana hidup masing-masing.
Apa pun pilihannya, perempuan tidak seharusnya langsung dianggap egois. Setiap orang punya kondisi dan pertimbangan yang berbeda dalam menentukan jalan hidupnya.
4. Bebas Menentukan Cara Berpakaian dan Mengekspresikan Diri
Ilustrasi perempuan dengan gaya berpakaian unik/Foto: Magnific/wayhomestudio
Beauties, pernah merasa baju yang kamu pakai jadi bahan komentar orang lain? Padahal, soal penampilan, setiap perempuan punya selera masing-masing.
Ada yang lebih suka tampil simpel, ada juga yang senang mencoba gaya yang lebih berani. Bagi sebagian perempuan, cara berpakaian juga bisa menjadi bagian dari cara mengekspresikan diri.
Karena itu, pakaian yang dikenakan tidak seharusnya langsung membuat seseorang mendapat penilaian tertentu. Cara seseorang berpakaian juga tidak bisa menjadi patokan untuk menilai seperti apa dirinya.
Perempuan berhak menentukan bagaimana ia ingin tampil dan mengekspresikan dirinya. Tidak harus mengikuti standar yang sama hanya agar dianggap sesuai oleh orang lain.
5. Berani Menyuarakan Keinginan dan Pendapat
Ilustrasi perempuan yang sedang menyampaikan pendapat dalam diskusi/Foto: Magnific/magnific
Setiap perempuan berhak menyampaikan pendapat dan mengungkapkan apa yang mereka inginkan. Baik di tempat kerja, dalam hubungan, maupun di kehidupan sehari-hari.
Namun, perempuan sering berada dalam posisi serba salah saat berbicara. Bustle menyoroti bahwa perempuan bisa dianggap terlalu keras saat berbicara tegas, tetapi juga dinilai kurang meyakinkan ketika terlalu lembut atau terlalu sering meminta maaf.
Karena itu, tidak perlu mengubah cara berbicara hanya supaya lebih mudah diterima orang lain. Perempuan tetap bisa bersikap tegas tanpa harus takut dianggap terlalu keras.
Sebab, setiap perempuan punya cara sendiri dalam menyampaikan apa yang dipikirkan dan dirasakan. Perbedaan cara berbicara seharusnya tidak membuat seseorang mendapat perlakuan berbeda hanya karena ia perempuan.
Kesetaraan perempuan bukan berarti semua perempuan harus menjalani hidup dengan cara yang sama. Setiap perempuan bebas menentukan jalan hidup yang sesuai dengan dirinya. Menurut Beauties, pilihan apa yang paling penting untuk bisa ditentukan sendiri oleh perempuan?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!