Influencer Sashfir Ungkap Alami Pelecehan Seksual di Toilet Restoran

Nadya Quamila | Beautynesia
Senin, 12 Oct 2026 10:00 WIB
Influencer Sashfir Ungkap Alami Pelecehan Seksual di Toilet Restoran/Foto: instagram.com/sashfir

Influencer Sashfir atau Fira Assegaf mengungkapkan bahwa dirinya baru-baru ini telah mengalami dugaan pelecehan seksual di toilet perempuan di sebuah restoran di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Beauties.

Peristiwa yang terjadi pada April 2026 ini Fira bagikan melalui media sosialnya. Ia mengatakan bahwa dirinya menjadi korban pelecehan seksual berupa perekaman diam-diam (voyeurism). Menurut penuturan Fira, terduga pelaku adalah seorang pria yang sudah berkeluarga dan merupakan pegawai restoran tersebut.

"Yang paling membuatku miris adalah kenyataan bahwa pelakunya merupakan seorang suami sekaligus ayah dari seorang anak perempuan. Sebagai seorang suami dan ayah, ia seharusnya memahami betapa pentingnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi perempuan. Namun, ia justru melakukan tindakan tersebut terhadap perempuan lain," tutur Fira melalui akun Instagramnya, @sashfir.

Kronologi

Dilansir dari Antara, peristiwa ini terjadi ketika Fira sedang menggunakan toilet di restoran. Kemudian ia melihat benda yang diduga ponsel terlihat disodorkan dari bagian atas toilet. 

Fira pun segera mencari orang yang diduga melakukan perbuatan tersebut. Namun, pria itu disebut berlari ke lantai bawah dan menuju dapur restoran. Setelah mencari pelaku dengan mengelilingi restoran, Fira akhirnya menemukan pelaku, tapi pria tersebut sempat tidak mengakui perbuatannya.

Dari video yang dibagikan Fira di akun TikToknya, Fira sempat mengajukan sejumlah pertanyaan kepada terduga pelaku. 

"Mas, mas ngerasa ngelakuin atau nggak?" tanya Fira.

"Ya, saya ngelakuin," ujar pria tersebut.

Fira bertanya kenapa pria tersebut melakukan perbuatannya. Pria itu mengaku bahwa dirinya secara tidak sadar melakukan perbuatan tersebut. Setelah mengajukan beberapa pertanyaan,  Fira menyoroti betapa santainya sikap terduga pelaku seolah-olah tidak ada konsekuensi atas perbuatannya tersebut.

"Video ini memperlihatkan betapa santainya pelaku pelecehan seksual setelah perbuatannya terbongkar, seolah tidak ada konsekuensi. Pelecehan seksuak tidak pernah sepele. Yang awalnya dibungkus sebagai "bercanda" pelan-pelan jadi pelanggaran ruang aman, bahkan bisa sampai jadi pemaksaan. Kalau dibiarkan, ini akan dianggap wajar, padahal tanggung jawab sepenuhnya ada di pelaku," tulis Fira.

(naq/naq)