Ingin Kerja Remote untuk Perusahaan Luar Negeri? Ini 4 Hal yang Perlu Disiapkan
Bekerja jarak jauh atau remote untuk perusahaan luar negeri telah menjadi tren baru di kalangan pekerja Indonesia. Banyak orang menginginkan sistem kerja demikian demi mendapatkan gaji dollar.
Namun, untuk mendapatkan pekerjaan remote luar negeri, tentunya tidak semudah yang dibayangkan. Banyaknya pesaing membuat setiap individu perlu mempunyai skill mumpuni agar mampu bersaing.
Nah, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan jika ingin kerja remote untuk perusahaan luar negeri.
1. Kuasai Bahasa Inggris
Bekerja untuk perusahaan atau klien luar negeri tentu membutuhkan perantara bahasa yang sesuai untuk memudahkan komunikasi. Minimal kamu perlu menguasai bahasa Inggris. Pasalnya, mayoritas klien akan menggunakan bahasa tersebut untuk berkomunikasi.
Di samping itu, tanpa menguasai bahasa Inggris, proses komunikasimu dengan klien akan terhambat dan berisiko menimbulkan kesalahpahaman saat berkomunikasi.Â
Oleh sebab itu, kamu bisa belajar bahasa Inggris dulu. Bisa dari kursus, belajar mandiri dengan memanfaatkan YouTube, aplikasi belajar bahasa Inggris, atau metode lainnya.
2. Bangun Portofolio yang Menarik
Portofolio kerja/Foto: magnific.com/rawpixel.com
Bekerja dari jarak jauh membuatmu tidak bisa bertemu dengan klien. Di samping itu, setiap posisi yang kamu ambil juga memiliki banyak pesaing. Maka dari itu, salah satu hal yang bisa membantumu meyakinkan klien adalah dari portofolio yang menarik.
Kerja remote membutuhkan skill mumpuni yang membuatmu berbeda dari kandidat lainnya. Makanya, kamu juga perlu menyiapkan portofolio yang sesuai.
Misalnya, bagi para developer, bisa menggunakan GitHub untuk mendokumentasi proyek-proyeknya. Bagi penulis atau marketing, dapat melampirkan studi kasus atau proyek yang telah dikerjakan dan pencapaiannya.
Ada pula posisi virtual assistant yang tengah digandrungi banyak orang Indonesia. Posisi ini memerlukan skill administratif yang kuat, seperti manajemen email, pengelolaan kalender, entri data, menguasai Google Workspace, Microsoft Office, Notion, Trello, dan lainnya.
3. Manfaatkan Situs Lowongan Kerja yang Tepat
Situs lowongan kerja/Foto: pexels.com/ Zulfugar Karimov
Kamu bisa mendapatkan pekerjaan remote dari klien luar negeri dengan memanfaatkan berbagai situs lowongan kerja. Misalnya, Upwork, LinkedIn, We Work Remotely, Remotive.io, dan sebagainya.
Saat menjadi pekerjaan, manfaatkan fitur pencarian untuk mencari posisi yang cocok. Di samping itu, kamu juga bisa filter lokasi jika ingin mencari lokasi klien dan zona waktu yang cocok.
4. Sesuaikan Diri dengan Perbedaan Zona Waktu
Perbedaan zona waktu/Foto: magnific.com/magnific
Perbedaan zona waktu menjadi tantangan tersendiri bagi para pekerja remote luar negeri. Kamu perlu menyiapkan diri dengan kemungkinan harus bekerja di tengah malam ketika bekerja dengan klien luar negeri.
Untuk menyiapkan diri dengan risiko kendala tersebut, kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan klien. Misalnya, jika klien memperbolehkan pekerja untuk bekerja di luar jam kerja, berarti kamu tidak harus stand by di jam kerja sesuai zona waktu klien.
Di samping itu, kamu bisa menawarkannya di proposal penawaran kerja terkait jam ketersediaanmu untuk bekerja atau berkomunikasi dengan klien. Dengan begini, klien juga bisa menyesuaikannya, apakah kamu sesuai dengan keinginannya atau perlu negosiasi lagi.
Itulah beberapa hal yang perlu kamu persiapkan saat ingin bekerja sebagai remote worker luar negeri. Bekerja dengan klien luar negeri memang menjadi impian banyak orang untuk mendapatkan gaji dollar dari rumah. Namun, kamu juga perlu menyiapkan diri akan berbagai risikonya.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!