Beauties, pernahkah kamu baru saja diperkenalkan dengan seseorang, berjabat tangan, saling bertukar senyum, lalu lima menit kemudian sadar bahwa kamu sama sekali tidak ingat namanya? Panik dalam hati, pura-pura tidak ada apa-apa, dan berharap tidak perlu memanggilnya dengan nama.
Ternyata ini sangat wajar dan bukan tanda kamu pelupa. Charan Ranganath, profesor neurosains di University of California Davis, menjelaskan di Inc. bahwa otak manusia memang tidak dirancang untuk mengingat segala sesuatu yang ditemui setiap harinya. Otak justru secara alami membuang informasi yang dianggap tidak penting demi efisiensi.
Nah, tapi kabar baiknya, ada trik sederhana yang bisa membantu kamu mengingat nama dengan jauh lebih baik. Yuk, simak!
Berikan Fokus Sepenuhnya saat Nama Mulai Diucapkan
Penyebab paling utama mengapa sebuah nama langsung menguap begitu saja dari ingatan kita adalah karena kita tidak benar-benar mendengarkannya sejak awal. Dilansir dari Reader's Digest, Randy Charach, seorang mentalis asal Vancouver, menjelaskan bahwa letak permasalahannya sering kali bukan pada kapasitas memori kita, melainkan pada tingkat konsentrasi saat berkenalan.
Ketika bertemu dengan orang baru, isi kepala kita biasanya sudah terlalu penuh dan sibuk memikirkan banyak hal lain secara bersamaan. Kita sibuk mencemaskan bagaimana kesan pertama mereka terhadap kita, menyusun kalimat respons yang asyik, hingga memperhatikan penampilan luar mereka.
Akibat dari hilangnya fokus ini, nama yang mereka ucapkan bahkan tidak sempat mampir ke dalam memori jangka pendek kita, Beauties. Guna mengatasinya, Charach menyarankan agar kita secara sadar memperlakukan momentum pengucapan nama tersebut sebagai sebuah informasi penting yang wajib ditangkap, bukan sekadar pelengkap basa-basi di awal obrolan.