Ini Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-1 sampai 30 yang Datangkan Banyak Pahala
Berdasarkan hasil sidang Isbat pada 17 Februari 2026, Pemerintah menetapkan satu Ramadan 2026 jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, selisih satu hari dengan Muhammadiyah. Oleh karena itu, salat sunah Tarawih malam ke-1 dilaksanakan mulai Rabu malam, 18 Februari.
Bicara tentang salat Tarawih, banyak keutamaan yang dapat kita peroleh ketika menunaikannya. Baik itu dari malam ke-1 sampai malam ke-30 Ramadan. Apa saja keutamaan salat Tarawih?
Pentingnya Menunaikan Salat Tarawih
Salat Tarawih/Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim
Dalam YouTube Adi Hidayat Official, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa salat Tarawih di bulan Ramadan bukan ibadah biasa. Siapa yang menunaikannya akan mendapat syafaatnya baik di dunia maupun akhirat.
Terdapat tiga pentingnya menunaikan Tarawih menurut ustaz Adi Hidayat. “Salat ini (Tarawih) berpeluang menghadirkan ampunan Allah Swt., menghadirkan keutamaan datangnya malam Lailatul Qadar, dan memberikan kedamaian kepada jiwa.”
Keutamaan Tarawih Malam ke-1 Sampai 30 Ramadan
Salat Tarawih/Foto: Pexels/Alena Darmel
Menilik beberapa sumber, termasuk NU Online Jatim, terdapat keutamaan salat Tarawih di setiap malamnya sepanjang bulan Ramadan. Hal itu tertera dalam kitab Durratun Nasihin, yang ditulis sekitar abad ke-13 Hijriah oleh Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakir al-Khaubawiyyi.
Berikut keutamaan Tarawih dari hari ke hari:
- Malam Pertama: “Pada malam ke-1, dosa orang mukmin (yang melakukan Tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.”
- Malam Kedua: “Pada malam ke-2, orang yang salat Tarawih akan diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.”
- Malam Ketiga: “Pada malam ke-3, malaikat di bawah arsy berseru: Mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah Swt. akan mengampuni dosamu yang telah lalu.”
- Malam Keempat: “Pada malam ke-4, dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran.”
- Malam Kelima: “Pada malam ke-5, Allah Swt. memberikan pahala seperti pahala seseorang yang salat di Masjidil Haram, Masjid Madinah, dan Masjidil Aqsha.”
- Malam Keenam: “Pada malam ke-6, Allah Swt. memberikan pahala seperti pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanah pun memintakan ampunan untuknya.”
- Malam Ketujuh: “Pada malam ke-7, seakan-akan menemui zaman Nabi Musa a.s dan menolongnya dari serangan Fir’aun dan Haman.”
- Malam Kedelapan: “Pada malam ke-8, Allah Swt. memberi anugerah sebagaimana anugerah yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.”
- Malam Kesembilan: “Pada malam ke-9, seakan-akan beribadah kepada Allah Swt. sebagaimana ibadahnya para nabi.”
- Malam Kesepuluh: “Pada malam ke-10, Allah Swt. akan memberikan kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.”
- Malam Kesebelas: “Pada malam ke-11, kelak ia akan meninggal dunia seperti keadaan dimana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.”
- Malam Kedua Belas: “Pada malam ke-12, pada saat hari kiamat wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.”
- Malam Ketiga Belas: “Pada malam ke-13, pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam keburukan.”
- Malam Keempat Belas: “Pada malam ke-14, malaikat menjadi sanksi bahwa ia melakukan salat Tarawih. Maka Allah Swt. tidak akan menghisabnya kelak di hari kiamat.”
- Malam Kelima Belas: “Pada malam ke-15, para malaikat, malaikat penyangga Arsy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan ampunan untuknya.”
- Malam Keenam Belas: “Pada malam ke-16, Allah Swt. mencatat kebebasan selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga baginya.”
- Malam Ketujuh Belas: “Pada malam ke-17, akan diberi pahala sebagaimana pahala para nabi.”
- Malam Kedelapan Belas: “Pada malam ke-18, malaikat berkata: Wahai hamba Allah Swt., sesungguhnya Allah Swt. telah meridhaimu dan kedua orang tuamu.”
- Malam Kesembilan Belas: “Pada malam ke-19, Allah Swt. akan mengangkat derajatnya di surga.”
- Malam Kedua Puluh: “Pada malam ke-20, akan diberi pahala seperti pahala orang yang mati syahid dan orang-orang shalih.”
- Malam Kedua Puluh Satu: “Pada malam ke-21, Allah Swt. akan membangun rumah di surga yang terbuat dari cahaya untuknya.”
- Malam Kedua Puluh Dua: “Pada malam ke-22, jika hari kiamat tiba maka ia akan selamat dari segala macam kesusahan dan kebingungan.”
- Malam Kedua Puluh Tiga: “Pada malam ke-23, Allah Swt. akan membangun kota di dalam surga untuknya.”
- Malam Kedua Puluh Empat: “Pada malam ke-24, akan memperoleh dua puluh empat doa yang mustajab.”
- Malam Kedua Puluh Lima: “Pada malam ke-25, Allah Swt. akan menghilangkan siksa kubur darinya.”
- Malam Kedua Puluh Enam: “Pada malam ke-26, Allah Swt. akan meningkatkan pahalanya selama enam puluh tahun.”
- Malam Kedua Puluh Tujuh: “Pada malam ke-27, di hari kiamat ia melewati jembatan shirathal mustaqim secepat sambaran petir.”
- Malam Kedua Puluh Delapan: “Pada malam ke-28, Allah Swt. mengangkat seribu derajat baginya di surga.”
- Malam Kedua Puluh Sembilan: “Pada malam ke-29, Allah Swt. akan memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima.”
- Malam Ketiga Puluh: “Pada malam ke-30, Allah Swt. berkata: Makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air salsabil, dan minumlah di telaga Kautsar. Sesungguhnya aku adalah Tuhanmu dan engkau adalah hambaku.”
Itulah keutamaan menjalankan Tarawih di setiap malam sepanjang bulan Ramadan. Semoga kita senantiasa istikamah menunaikannya, ya! Selamat Ramadan 2026, Beauties.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!