Negara-negara di Timur Tengah dikenal sebagai negara mayoritas Muslim. Namun, Timur Tengah juga merupakan rumah bagi belasan juta umat Kristiani di dunia.
Sebagaimana Natal di negara-negara Barat, Hari Raya Natal juga dirayakan di seluruh Timur Tengah dengan cara tertentu, meski tidak semua negara di kawasan ini menandainya sebagai hari libur umum. Tercatat, hanya lima dari 22 negara anggota Liga Arab, yakni Sudan, Suriah, Yordania, Irak, dan Lebanon, yang mengakui Natal sebagai Hari Raya resmi.
Perayaan Natal di Timur Tengah dipengaruhi oleh beragam budaya dan agama yang terdapat di wilayah tersebut. Di sana, Natal terutama dirayakan oleh umat Kristiani yang menganut tradisi Ortodoks Timur, Katolik Roma, dan Protestan. Setiap negara di Timur Tengah pun mempunyai budaya, dan kebiasaan unik untuk merayakan Natal.
Lantas, seperti apa tradisi natal di negara-negara Timur Tengah? Berikut artikelnya.