1. Menggunakan Cotton Bud
Cotton bud memang digunakan sebagai alat pembersih telinga. Namun sayangnya, membersihkan telinga menggunakan cotton bud justru mengakibatkan kotoran yang ada di dalam telinga menggumpal dan terhenti. Hal ini sendiri tak lain karena biasanya kotoran telinga cenderung lengket.
2. Menggunakan Obat Tetes Telinga
Kegunaan obat tetes telinga memang ditujukan untuk membersihkan telinga. Akan tetapi, menggunakan obat tetes telinga untuk menghentikan telinga berdengung dan masalah telinga lainnya dengan cara yang tidak tepat, justru akan menimbulkan masalah yang serius lho. Oleh karena itu, alangkah lebih baiknya kamu mencari tahu terlebih dahulu fungsi dan efek samping obat tetes telinga tersebut.
3. Menggunakan Ear Candle
Membersihkan kotoran pada telinga dengan menggunakan metode ear candle dapat merusak sistem pendengaran lho. Meskipun kotoran telinga yang keluar banyak, telinga akan menjadi lembap dan meninggalkan bakteri yang malah semakin merusak liang telinga.
4. Menggunakan Earphone
Penggunaan earphone sendiri memang berfungsi untuk membuat suara lebih keras. Akan tetapi, hal itu malah membuat perubahan dalam sistem pendengaran lho. Karena akibat dari hal tersebut pun kamu menjadi terbiasa mendengarkan suara yang dekat dan keras layaknya menggunakan earphone.
5. Mengonsumsi Obat-obat Jenis Tertentu
Beberapa obat jenis tertentu ternyata memiliki efek samping yang menyebabkan gangguan pendengaran. Obat-obat tersebut seperti obat pereda rasa nyeri, antibiotik, dan obat kemoterapi berbasis platinum. Oleh karena itu, sebaiknya tetap berhati-hati dalam menggunakan berbagai obat kimia.
6. Mengendarai Mobil Terbuka
Mengendarai mobil yang terbuka biasanya memang membutuhkan suara dengan level tertentu agar orang disebelah kita mampu mendengar percakapan secara jelas. Namun, tekanan dan paparan yang ada terhadap telinga secara berulang-berulang justru malah menyebabkan kehilangan pendengaran secara permanen lho.
7. Merokok
Terdapatnya kandungan nikotin di dalam rokok membuat pembuluh darah menyusut. Hal ini sendiri akan membuat kapiler kecil yang melayani telinga akan menjadi bermasalah, sedangkan hal terburuknya bisa berakibat seseorang kehilangan pendengaran secara bertahap.