Jangan Asal Pasang Lampu! Ini 5 Kesalahan Pencahayaan yang Sering Dilakukan di Rumah

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Kamis, 30 Jul 2026 07:00 WIB
1. Memilih Lampu Hanya karena Desainnya
Ilustrasi memilih lampu rumah yang mengutamakan desain tanpa memperhatikan pencahayaan/Foto: Magnific/wirestock

Beauties, kesalahan pencahayaan bisa membuat rumah terasa berbeda. Ruangan yang seharusnya nyaman justru bisa terlihat gelap, datar, atau bahkan jadi tidak nyaman.

Padahal, memilih lampu rumah bukan hanya soal membuat ruangan menjadi terang. Penempatan dan jenis cahaya juga berpengaruh besar terhadap suasana di dalam rumah.

Melansir Real Simple, ada beberapa kesalahan pencahayaan rumah yang masih sering dilakukan banyak orang. Yuk, cek apakah kamu juga masih sering melakukannya di rumah!

1. Memilih Lampu Hanya karena Desainnya

Ilustrasi memilih lampu rumah yang mengutamakan desain tanpa memperhatikan pencahayaan/Foto: Magnific/wirestock

Lampu dengan desain unik memang bisa membuat rumah terlihat lebih estetik. Namun, jangan sampai tampilannya justru membuat fungsi utamanya hilang.

Desainer interior Audrey Scheck menjelaskan bahwa lampu tetap harus bisa memberikan pencahayaan yang cukup di dalam ruangan. Sebab, lampu bukan hanya pelengkap dekorasi, tetapi juga menunjang kenyamanan saat beraktivitas.

Kalau ruangannya cukup luas, satu lampu saja biasanya belum bisa menerangi seluruh sudut. Kamu bisa menambahkan lampu meja, lampu lantai, atau lampu dinding agar cahayanya merata.

Jadi, saat memilih lampu rumah, jangan hanya melihat modelnya saja. Pastikan pencahayaannya juga sesuai dengan kebutuhan setiap ruangan.

2. Tidak Menyesuaikan Watt Lampu dengan Kebutuhan Ruangan

Ilustrasi berbagai pilihan bohlam lampu dengan tingkat watt yang berbeda/Foto: Magnific/macrovector

Banyak orang mengira lampu dengan ukuran watt yang lebih besar pasti paling bagus. Faktanya, anggapan itu belum tentu benar, Beauties.

Ben Marshall, creative director Mitzi dan HVLG, menjelaskan bahwa banyak orang salah memahami informasi watt pada lampu. Padahal, angka tersebut hanya menunjukkan batas maksimal yang bisa digunakan. 

Sebaiknya coba beberapa pilihan watt sebelum menentukan lampu yang paling sesuai. Sebab, setiap ruangan membutuhkan tingkat pencahayaan yang berbeda.

3. Asal Memilih Jenis Lampu

Ilustrasi seseorang memilih jenis lampu yang tepat untuk digunakan di dalam rumah/Foto: Magnific/senivpetro

Tidak semua jenis lampu cocok digunakan di dalam rumah. Selain mempertimbangkan pencahayaan, faktor keamanan juga perlu menjadi perhatian.

Lampu fluoresen memang lebih hemat energi. Sayangnya, jika pecah, lampu ini bisa melepaskan sedikit merkuri sehingga tidak boleh dibersihkan sembarangan.

Hal inilah yang membuat lampu fluoresen kurang disarankan untuk digunakan di rumah, apalagi jika di rumah ada anak-anak. Selain faktor keamanan, cahaya lampu fluoresen juga terasa terlalu terang untuk digunakan sehari-hari.

4. Menggunakan Jenis Lampu yang Sama di Semua Ruangan

Ilustrasi berbagai jenis lampu yang digunakan sesuai fungsi setiap ruangan di dalam rumah/Foto: Magnific/freestockcenter

Beauties, apakah semua ruangan di rumahmu menggunakan jenis lampu yang sama? Padahal, setiap ruangan memiliki fungsi dan kebutuhan pencahayaan yang berbeda, lho.

Misalnya, ruang keluarga biasanya membutuhkan cahaya yang terang dan merata. Sebaliknya, kamar tidur justru terasa lebih nyaman dengan pencahayaan yang lembut dan menenangkan.

Itulah sebabnya rumah yang terasa nyaman biasanya memadukan beberapa jenis lampu. Dengan begitu, setiap ruangan memiliki pencahayaan yang sesuai dengan aktivitas di dalamnya.

5. Tidak Memasang Dimmer Switch

Ilustrasi dimmer yang menempel di dinding ruangan untuk mengatur pencahayaan lampu/Foto: Pexels/Jakub Zerdzicki

Dengan dimmer switch, kamu bisa menyesuaikan tingkat pencahayaan sesuai kebutuhan. Lampu yang lebih terang bisa digunakan saat beraktivitas, sementara cahaya yang lebih lembut cocok untuk menciptakan suasana santai.

Pencahayaan rumah bukan hanya soal membuat ruangan terlihat terang, tetapi juga bagaimana suasana di dalamnya terasa lebih nyaman dan sesuai dengan fungsi ruang.

Namun, tidak semua area membutuhkan dimmer lampu. Fitur ini biasanya lebih cocok digunakan di kamar tidur, ruang keluarga, atau ruang makan yang sering digunakan untuk bersantai.

Setiap ruangan di rumah punya kebutuhan pencahayaan yang berbeda. Pemilihan lampu yang tepat menjadi salah satu detail kecil yang harus diperhatikan.  

Jadi, jangan hanya fokus pada dekorasi rumah saja, Beauties. Pencahayaan juga punya peran penting dalam menciptakan suasana ruangan di dalam rumah.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.