Jangan Mudah Tergiur, Perhatikan 7 Hal Penting Ini Sebelum Kamu Menerima Kesempatan Kerja!
Penghasilan tinggi dan tunjangan yang banyak memang tawaran yang menggiurkan untuk orang yang sedang mencari kerja. Apalagi untuk yang kebetulan sedang sangat butuh uang secara cepat atau telah lama menganggur.
Namun, maraknya kejadian Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berkedok pemberian kesempatan bekerja membuat kita harus lebih hati-hati lagi saat seseorang atau pihak perusahaan dengan begitu mudah, cepat, dan mendesaknya memberikan kita kesempatan untuk bekerja. Apalagi bila kita tidak diberitahu secara detail terkait lokasi kantor atau tempat bekerja sehari-hari.
Agar kamu tidak terjebak pada scammer (orang yang melakukan penipuan untuk memperoleh uang, informasi pribadi, dan lain-lain secara ilegal), berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menerima tawaran kerja supaya kamu tidak terjebak di perdagangan manusia dan penyekapan di daerah asing.
1. Cari Tahu Banyak tentang Perusahaan
![]() Ilustrasi googling tentang perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan/Foto: Pexels/Ling App |
Melansir Flexjobs, kamu perlu cari tahu sebanyak-banyaknya tentang perusahaan yang membuka lowongan. Periksa dengan jeli apakah nama situs web perusahaan mirip dengan website lainnya. Kamu juga perlu melakukan riset sendiri untuk mendapatkan informasi seputar perusahaan dan mengontaknya secara langsung untuk meyakinkan dirimu bahwa perusahaan ini tidak fiktif.
Kamu patut mencurigai kredibilitas perusahaan yang merekrutmu bila kamu tidak menemukan informasi terkait perusahaan tersebut di internet dan media sosial, tidak ada website resmi dan akun IG resmi terkait perusahaan itu, dan nomor yang bisa dihubungi.
Sebab, di era media sosial seperti sekarang ini, sebagian besar perusahaan memiliki media sosial. Jika perusahaan yang menawarkanmu pekerjaan tidak punya medsos atau followers aslinya sangat sedikit, kamu perlu berhati-hati nih, Beauties.
Pun jika perekrut menghubungimu, pastikan juga kamu mendapatkan profil LinkedIn dan situs web perusahaan mereka. Jika informasi yang dijelaskan oleh perekrut sama dengan yang tertera di website atau LinkedIn mereka, maka informasinya relevan dan bisa kamu percaya.
2. Perhatikan Apakah Komunikasinya Profesional?
![]() Ilustrasi aplikasi pengiriman pesan instan/Foto: Unsplash/Adem ay |
Jika kamu menerima tawaran pekerjaan dari aplikasi pengiriman pesan seperti WhatsApp, SMS, Telegram, maka kamu harus meriset dulu tentang perusahaan itu sebelum kamu memberikan informasi tentang dirimu. Jangan langsung percaya bahwa kamu tengah dihubungi oleh karyawan di tempat kamu melamar, Beauties.
Sebab, biasanya perusahaan yang profesional dan kredibel memakai alamat email resmi perusahaan untuk menghubungi pelamar kerja.Â
3. Jangan Terburu-buru Menerima Pekerjaan
Mengutip Jobstore, jangan cepat-cepat menerima pekerjaan yang ditawarkan. Umumnya, perekrut dari perusahaan yang kredibel tidak akan "mengejarmu" untuk segera menerima pekerjaan tersebut dan memaksamu untuk bekerja di tempatnya.
Sadari apakah kamu pernah melamar di perusahaan tersebut atau tidak. Jika kamu direkrut tapi tidak pernah melamar di sana sebelumnya, maka sudah bisa dipastikan bahwa yang menghubungimu untuk bekerja di tempatnya adalah penipu.
4. Perhatikan Kerapian Kalimatnya
![]() Kalimat penuh typo, salah satu tanda perusahaan yang patut dicurigai fiktif atau penipu/Foto: Unsplash/Nick Fewings |
Periksa pula bagaimana penulisan informasi lowongan pekerjaan dari perusahaan tersebut. Perusahaan yang kredibel pastinya menggunakan bahasa Indonesia yang baik, rapi, runut, dan minim typo. Sedangkan yang tidak kredibel biasanya membuat kalimat dengan tata bahasa yang tidak baku, banyak kesalahan ejaan, mengandung bahasa gaul, dan kalimat tidak tersusun dengan baik.
Hal Berikutnya yang Harus Diperhatikan Sebelum Menerima Kesempatan Kerja: Jangan Tergiur Gaji Tinggi
Deretan hal yang harus diperhatikan sebelum menerima kesempatan kerja/Foto: Freepik.com/Yanalnya
5. Lihat Relevansi Gaji dengan Bobot Pekerjaan
Pertimbangkan apakah bayaran yang ditawarkan terlalu tinggi untuk pekerjaan sederhana yang ditawarkan. Perusahaan yang sah membayar upah berdasarkan keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan.
So, sebisa mungkin dapatkan deskripsi lengkap tentang pekerjaan yang yang akan kamu lakukan di perusahaan itu nantinya. Demikianlah tips keenam yang dikutip dari Concordia.
6. Ingat Keamanan Dirimu
Pastikan lokasi wawancara kerja adalah kantor, rukan, atau tempat yang pantas untuk dijadikan kantor. Jika kamu diundang wawancara di tempat yang asing atau aneh, ditambah lagi waktunya adalah di luar jam kerja, ada baiknya kamu pergi bersama orang terdekat atau menginformasikan keluargamu ke mana kamu akan pergi sebagai langkah antisipasi akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
7. Jangan Cepat-cepat Tergiur Gaji Tinggi
![]() Ilustrasi gaji tinggi/Foto: Pexels/Karolina Grabowska |
Setipe dengan poin kelima, pekerjaan bergaji tinggi membutuhkan banyak keahlian, ketekunan, dan dedikasi yang tinggi juga. Jika tawaran gajinya tidak sebanding dengan beban kerja yang akan kamu emban, atau tidak seimbang dengan keahlian atau pengalaman yang kamu miliki, maka tawaran kerja itu mungkin merupakan penipuan.
Bicaralah dengan orang yang kamu percayai dan lebih paham soal human resource di perusahaan. Diskusikan apakah penawaran itu masuk akal dan kamu bisa menerima kesempatan kerja itu atau tidak usah. Demikianlah yang terlansir dari University of Calgary.
____
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi |



