Jangan Sampai Menyesal, 5 Hal Penting Ini Sebaiknya Tidak Hanya Disimpan di Ponsel

Retno Anggraini | Beautynesia
Senin, 17 Aug 2026 17:00 WIB
4. Informasi Medis
Informasi medis, hal penting yang tidak hanya disimpan di ponsel/Foto: Magnific.com/jannoon028

Ponsel sudah seperti lemari digital pribadi di zaman sekarang. Foto liburan, video keluarga, dokumen kerja, catatan rekening, sampai berbagai password bisa tersimpan di satu perangkat yang hampir selalu kita bawa ke mana-mana. Oleh sebab itu, ada beberapa hal penting yang sebaiknya tidak hanya disimpan di ponsel.

Agar tidak panik ketika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, coba mulai cek kembali data di ponsel hari ini. Seperti yang telah dilansir dari Earth's Attraction, beberapa hal penting berikut sebaiknya punya salinan atau tempat penyimpanan alternatif sehingga kita tetap bisa mengaksesnya ketika ponsel sedang bermasalah.

1. Foto dan Video Berharga

Foto dan video berharga termasuk hal penting yang sebaiknya tidak hanya disimpan di ponsel agar kenangan tidak ikut hilang ketika ponsel rusak atau hilang.
Foto dan video berharga, hal penting yang tidak hanya disimpan di ponsel/Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Foto keluarga, video ulang tahun, dokumentasi perjalanan, foto orang tersayang, sampai rekaman kecil yang kelihatannya sepele bisa menjadi sangat berharga beberapa tahun kemudian. Masalahnya, kita sering merasa aman karena semuanya masih ada di galeri ponsel.

Ketika ponsel jatuh dan rusak, terkena air, hilang saat bepergian, atau mengalami masalah sistem yang membuat data tidak bisa diakses, foto-foto dan video berharga pun akan lenyap. Karena itu, disarankan untuk punya setidaknya satu backup tambahan. Kita bisa memanfaatkan penyimpanan Cloud atau memindahkan file secara berkala ke laptop, komputer, atau hard disk eksternal.

2. Kata Sandi, PIN, dan Kode Pemulihan

Kata sandi, hal penting yang tidak hanya disimpan di ponsel/Foto: Pexels.com/Jakub Zerdzicki

Kalau semua password dan kode pemulihan hanya bisa diakses melalui ponsel, proses untuk mengambil kembali akun yang hilang bisa menjadi jauh lebih merepotkan. Kita bisa menggunakan password manager terpercaya dan memastikan informasi pemulihannya tersimpan secara aman.

Untuk akun yang sangat penting, pastikan email pemulihan atau nomor telepon pemulihan masih aktif. Kode pemulihan atau recovery code juga sebaiknya disimpan di tempat aman yang tidak bergantung pada satu perangkat. Jadi, kalau suatu hari ponsel bermasalah, kita masih punya jalan untuk masuk kembali ke akun.

3. Dokumen Penting

Dokumen penting perlu disimpan secara aman agar tetap bisa diakses saat ponsel bermasalah.
Dokumen penting, hal penting yang tidak hanya disimpan di ponsel/Foto: Magnific.com/pressfoto

Sekarang memang semakin banyak dokumen yang tersedia dalam bentuk digital. Memang praktis, tetapi jangan sampai semua salinannya hanya berada di galeri atau folder ponsel.

Kalau perangkat tiba-tiba mati atau hilang, kita bisa kehilangan akses ketika dokumen tersebut sedang dibutuhkan. Untuk dokumen yang benar-benar penting, sebaiknya buat beberapa salinan. File digital bisa disimpan di layanan Cloud yang aman dan komputer pribadi.

Untuk dokumen tertentu, kita juga bisa memiliki salinan fisik yang disimpan di tempat aman. Namun, hati-hati ketika menyimpan dokumen yang mengandung data pribadi. Jangan asal mengunggah foto identitas ke berbagai layanan atau mengirimkannya melalui aplikasi yang tidak jelas keamanannya.

4. Informasi Medis

Informasi medis, hal penting yang tidak hanya disimpan di ponsel/Foto: Magnific.com/jannoon028

Informasi seperti alergi obat, golongan darah, obat yang sedang dikonsumsi, atau riwayat kesehatan tertentu bisa menjadi informasi yang berguna bagi orang lain maupun tenaga medis jika suatu hari kita mengalami hal yang tidak diinginkan. Kita tetap bisa menyimpan informasi tersebut di ponsel. Namun, untuk hal penting yang berkaitan dengan kesehatan, ada baiknya orang terdekat juga mengetahui informasi yang memang relevan dan diperlukan dalam keadaan darurat.

Hal yang perlu diperhatikan, jangan menyimpan atau membagikan informasi kesehatan secara sembarangan. Pilih informasi yang benar-benar dibutuhkan untuk keadaan darurat dan simpan di tempat yang aman. Tujuannya untuk memastikan informasi krusial tetap tersedia ketika kita mungkin tidak bisa menjelaskannya sendiri.

5. Kontak Darurat

Simpan nomor orang terdekat di tempat alternatif agar tetap dapat dihubungi ketika ponsel hilang, rusak, atau tidak bisa digunakan.
Kontak darurat, hal penting yang tidak hanya disimpan di ponsel/Foto: Magnific.com/rawpixel.com

Hampir semua kontak tersimpan otomatis di ponsel. Namun, ketika ponsel hilang atau tidak bisa menyala, kita bisa mendadak kebingungan mencari nomor orang yang sebenarnya paling ingin dihubungi.

Sebelum hal itu terjadi, pilihlah beberapa kontak yang benar-benar penting dan pastikan kita punya salinannya di luar ponsel. Misalnya, nomor anggota keluarga terdekat, pasangan, teman yang bisa dihubungi ketika keadaan darurat, atau orang yang perlu diberi tahu jika terjadi sesuatu.

Kalau memungkinkan, hafalkan setidaknya satu atau dua nomor yang paling penting. Cara ini memang terasa kuno di era digital, tetapi bisa sangat berguna ketika teknologi sedang tidak bisa diandalkan.

Kerusakan perangkat atau kehilangan ponsel bisa terjadi tanpa peringatan. Karena itu, penting untuk meluangkan waktu beberapa menit untuk membuat salinan dan memastikan kita tahu cara mengaksesnya jika ponsel kita sewaktu-waktu bermasalah.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.