Jangan Ucapkan 10 Kalimat Ini Jika Kamu Ingin Tampil Percaya Diri Tanpa Terlihat Arogan! Apa Saja?

Retno Anggraini | Beautynesia
Kamis, 19 Jan 2023 22:30 WIB
Jangan Ucapkan 10 Kalimat Ini Jika Kamu Ingin Tampil Percaya Diri Tanpa Terlihat Arogan! Apa Saja?/Foto: Freepik/Lifestylememory

Semua orang tentunya ingin tampil percaya diri. Tapi entah bagaimana, terkadang kita mengucapkan hal-hal yang justru menciptakan arogansi, yang berakar pada rasa tidak aman.

Pastinya kita akan merasa kesal jika kita dianggap arogan oleh orang lain padahal kita tidak berniat melakukannya. Jadi, mulai sekarang perhatikan kalimat yang ingin kamu ucapkan sebelum mengatakannya, Beauties.

Menurut pakar perilaku dan psikolog, berikut adalah 10 kalimat yang harus dihindari bila kamu ingin terlihat percaya diri tanpa terkesan arogan, sebagaimana dilansir dari CNBC.

"Saya Tidak Maksud Menyombongkan Diri, Tapi..."


Ilustrasi/Foto: Freepik.com/azerbaijan_stockers

Orang yang membuat pernyataan dengan kalimat ini secara otomatis memberi isyarat bahwa mereka akan menyombongkan diri. Karena menyombongkan diri termasuk salah satu ciri perilaku narsistik. Mengucapkan kalimat ini akan membuat kamu terlihat arogan, lho!

"Saya Sudah Tahu Itu..."

Kamu mungkin berpikir kalimat ini akan membuat kamu terdengar berpengetahuan, tapi sebenarnya kalimat ini justru terdengar meremehkan dan bersifat arogan. Alangkah lebih baik ucapkan kalimat "terima kasih," atau "ya," untuk menanggapi penjelasan seseorang.

"Saya Cukup Yakin Bahwa..."


Ilustrasi/Foto: Freepik.com/ViDIstudio

Tidak apa-apa untuk memastikan sesuatu, tapi jangan berlebihan, terutama jika kamu sebenarnya tidak yakin. Penelitian menunjukkan bahwa narsistik jarang menggunakan kata-kata seperti "mungkin" atau "tebak".

Menjadi cukup percaya diri untuk mengatakan bahwa kamu tidak tahu sesuatu bisa menjadi cara terbaik untuk memulai kepercayaan pada penilaian kamu. Itu juga membuat orang lain merasa diberdayakan untuk menjelaskan berbagai hal kepada kamu.

"Jangan Tersinggung, Tapi..."

Kalimat ini bisa langsung memicu permusuhan, karena kamu secara terang-terangan menunjukkan bahwa kamu akan mengatakan sesuatu yang dapat menyinggung perasaan seseorang. Ini terdengar seperti kamu memiliki wewenang untuk mengkritik orang lain.

Terlalu Sering Menggunakan Kata "Aku"


Ilustrasi/Foto: Freepik.com/yanalya

Saat orang mendengar banyak kata "aku", ada kemungkinan besar mereka menganggap kamu egois atau narsistik. Penelitian menunjukkan bahwa orang merasa lebih positif terhadap orang lain yang menggunakan kata-kata inklusif seperti kata "kami". Hal ini juga berlaku saat kamu akan mengirim email atau pesan teks, pastikan periksa berapa banyak kamu menggunakan kata "aku" sebelum email atau pesan dikirim.

(naq/naq)