Kabar Baik! 3 Harimau Sumatra yang Terancam Punah Lahir di Yunani
Dunia konservasi satwa datang dengan kabar yang menggembirakan, Beauties. Di tengah kondisi harimau Sumatra yang menghadapi ancaman serius di habitat aslinya, tiga anak harimau Sumatra lahir di Attica Zoological Park, sebuah kebun binatang yang berada di dekat Athena, Yunani.
Melansir dari laman Associated Press (AP), tiga anak harimau tersebut kini berusia dua bulan. Anak-anak harimau itu tengah menjalani vaksin pertama sekaligus pemasangan microchip identifikasi. Hal ini menjadi upaya dalam membangun safety population harimau Sumatra di luar habitat alaminya.
Tiga Harimau Sumatra Lahir di Yunani
Tiga harimau Sumatra lahir di Yunani/ Foto: instagram.com/atticazoo
Tiga anak harimau Sumatra tersebut lahir pada Juli 2026 di Attica Zoological Park. Mereka adalah anak dari induk betina bernama Toba dan pejantan Argos yang telah mati. Ketiga anak harimau itu diberi nama yang terinspirasi dari tokoh-tokoh dalam karya sastra Yunani kuno, The Odyssey.
Dr. Arsenoi Psaroudaki, seorang dokter hewan kebun binatang dan satwa liar menyebutkan bahwa di usia sekitar 2 bulan ini, ketiganya mulai mendapatkan perawatan medis dasar berupa vaksinasi dan pemasangan microchip. Prosedur tersebut penting untuk memastikan kondisi kesehatan sekaligus memudahkan identifikasi masing-masing satwa.
Harimau Sumatra Hanya Ditemukan di IndonesiaÂ
Tiga harimau Sumatra lahir di Yunani. Harimau Sumatra hanya ditemukan di Indonesia/ Foto: instagram.com/atticazoo
Harimau Sumatra (Panthera tigris) merupakan satu-satunya populasi harimau yang masih bertahan di Indonesia. Satwa ini hidup di Pulau Sumatra dan termasuk jenis harimau yang langka dan populasinya terancam punah di dunia.
Harimau Sumatra merupakan spesies harimau terkecil di dunia, namun harimau jantan bisa tumbuh hingga panjang 2,55 meter dan berat mencapai 140 kilogram. Harimau Sumatra memiliki ciri khas sebagai perenang dan pendaki yang terampil. Karakteristik tersebut menjadi bagian dari adaptasinya terhadap lingkungan hutan tempatnya hidup.
AP melaporkan jumlah harimau Sumatra yang tersisa di dalam liar diperkirakan hanya sekitar 400 ekor. Salah satu ancaman terbesar bagi keberadaan satwa liar adalah hilangnya habibat akibat pembukaan hutan yang agresif.
Menurut pihak Attica Zoological Park, kebun binatang di Eropa dan berbagai wilayah lain berupaya mempertahankan populasi pengaman harimau Sumatra sehingga bisa menjadi pelepasliaran di alam liar di masa depan. Populasi tersebut diharapkan bisa menjadi cadangan genetik bagi spesies yang terancam punah.
Kelahiran tiga anak harimau Sumatra di Yunani dapat dilihat sebagai salah satu bagian dari upaya menjaga habitat harimau Sumatra. Harapannya, populasi satwa ini tetap terjaga sekaligus upaya perlindungan habitat di Sumatra terus berjalan.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!