sign up SIGN UP

Kamu Masih Pantau Update Kasus Pembunuhan Brigadir J? Ini Alasan Kenapa Berita Kriminal Kerap Menarik Diikuti!

Meuthia Khairani | Beautynesia
Selasa, 20 Sep 2022 15:00 WIB
Kamu Masih Pantau Update Kasus Pembunuhan Brigadir J? Ini Alasan Kenapa Berita Kriminal Kerap Menarik Diikuti!
caption

Beberapa bulan belakangan ini, media diramaikan oleh berita tewasnya Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau ‘Brigadir J’ yang melibatkan perwira tinggi Polri, Ferdy Sambo. Berita meninggalnya Brigadir J memenuhi pemberitaan di televisi, channel-channel Youtube, bahkan di beberapa platform media sosial.

Beauties penasaran nggak sih, kenapa kasus yang dikenal dengan istilah ‘Polisi Tembak Polisi’ ini begitu menggemparkan dan mencuri perhatian masyarakat sampai-sampai setiap perkembangannya selalu ‘menarik’ untuk diikuti?

Atau, mengapa film dokumenter berjudul Tinder Swindler berhasil meraih puluhan juta penonton sejak minggu pertama penayangannya di Netflix? Mengapa channel YouTube yang kerap membahas kasus kriminal dapat meraup banyak peminat, terlihat dari jumlah viewers, likes, dan subscribers yang cepat melonjak? Ternyata ini alasan-alasannya, Beauties!

Memancing Rasa Penasaran

Alasan masyarakat mengikuti kasus Sambo-Brigadir J/Freepik/senivpetro
Alasan masyarakat mengikuti kasus Ferdy Sambo-Brigadir J/Freepik/senivpetro

Mengutip dari The Swaddle, kisah kriminal dapat memenuhi keingintahuan manusia. Jadi, tidak mengherankan lagi bila semakin ditonton, berita kriminal semakin bikin penasaran dan membuatmu ingin mencari informasi lebih detail.

Misalnya, informasi terkait motif tersangka, hubungan antara tersangka dan korban, dan kejanggalan-kejanggalan yang ada pada kronologi, reka ulang kejadian, atau kesaksian orang-orang yang terlibat di dalamnya. Semakin tahu, justru semakin bikin penasaran bakal menemukan 'kejutan' apa lagi.

Memberikan Awareness

Masih dari The Swaddle, menonton atau mendengar peristiwa kriminal yang benar-benar terjadi dapat memberikan awareness dan rasa ingin lebih berhati-hati. Cara berpikir kita pun menjadi lebih kritis saat menyimak suatu kasus kriminal. 

Senada dengan penjelasan di atas, mengutip Romper, dengan mengikuti kasus kriminal, kita menjadi lebih tahu apa yang harus dilakukan dalam situasi berbahaya atau saat menyaksikan aksi kejahatan dengan mata kepala sendiri. Selain itu, juga mengetahui cara agar (sebisa mungkin) tidak menjadi korban tindakan kejahatan.

Melibatkan Analisis Penonton

Alasan masyarakat mengikuti kasus Sambo-Brigadir J/Freepik/senivpetro
Alasan masyarakat mengikuti kasus Sambo-Brigadir J/Freepik/senivpetro

Menurut Lawyer Monthly, fenomena keberlanjutan berita kriminal disukai banyak orang adalah karena mampu mendorong keinginan masyarakat untuk memecahkan teka-teki, misteri, asumsi, dan spekulasi yang menyelimuti suatu kasus. Sehingga, kita pun jadi tertarik untuk menganalisis motivasi apa yang menyebabkan seseorang membunuh kawan, orang dekat, atau anak buahnya sendiri?

Tak jarang pula kita merasa terdorong untuk menganalisis jika kita berada di TKP (Tempat Kejadian Perkara), apa yang harus kita lakukan? Jika menjadi korban, bagaimana kita bisa tahu bahwa orang terdekat (misalnya rekan kerja atau pimpinan) akan menyerang kita?

Memberi Harapan tentang Keadilan Hukum

Pemberitaan tentang kasus penghilangan nyawa dapat menyentuh rasa kemanusiaan kita yang menontonnya. Sungguh manusiawi jika kita turut menantikan ujung kasus ini berbuah baik, yaitu keadilan untuk korban dan hukuman setimpal untuk para pelaku. Kita pun akan lega jika ending kasus ini sesuai dengan yang diharapkan.

Biasanya, Pelakunya adalah Orang Terdekat

Alasan masyarakat mengikuti kasus Sambo-Brigadir J/Freepik/mestyle.studio3
Alasan masyarakat mengikuti kasus Sambo-Brigadir J/Freepik/mestyle.studio3

Pelaku di setiap kasus pemerkosaan, pembunuhan, penganiayaan, biasanya bukan orang asing bagi korban. Bisa saja pasangan, teman baik, anggota keluarga, pimpinan, atau rekan kerjanya sendiri. Seperti itulah yang dikutip dari Right As Rain.

Contoh kasus penghilangan nyawa yang dilakukan oleh orang terdekat korban adalah kasus kopi sianida, yang menewaskan Wayan Mirna Salihin. Jessica, sang pelaku, merupakan teman baik Mirna. Begitu juga dengan kasus pembunuhan terhadap Ade Sara yang dilakukan oleh Hafiz—mantan kekasihnya—bersama Syifa, kekasih baru Hafiz. Kamu masih ingat dengan kasus-kasus ini?

Fun fact! Menurut Science Focus, sebuah studi pada tahun 2010 di University of Illinois, Urbana-Champaign, mengemukakan kisah kriminal ternyata lebih diminati oleh perempuan daripada pria. Perempuan biasanya tertarik mencari tahu tentang motif sang pembunuh, bagaimana cara korban menyelamatkan diri dan melumpuhkan penjahat.

Apakah kamu salah satu perempuan yang menyukai berita kriminal juga, Beauties?

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id