Kata Ahli Public Speaking, Lakukan 7 Cara Ini Agar Kamu Terampil Mendengarkan Curahan Hati Orang Lain

Meuthia Khairani | Beautynesia
Sabtu, 20 Apr 2024 20:30 WIB
3. Hindari Menghakimi dan Terlalu Cepat Menyimpulkan
Hindari menghakimi dan terlalu cepat menyimpulkan/Foto: Pexels/ELEVATE

Ketika seseorang curhat, ada dua kemungkinan. Dia hanya ingin didengarkan keluh kesahnya, ada pula yang membutuhkan saran dari orang yang dia percaya.

Jika kamu sering mendengarkan curahan hati teman atau orang terdekatmu, kamu bisa menggunakan cara ini agar semakin terlatih dan terampil mendengarkan curahan hati orang lain. Simak, Beauties.

1. Perhatikan Kontak Mata dan Gestur

Perhatikan kontak mata dan gestur/Foto: Pexels/Katrin Bolovtsova

Dilansir dari Heart Matters, kontak mata adalah bagian penting dari percakapan face to face. Cobalah untuk menatap wajah lawan bicaramu untuk menunjukkan bahwa kamu antusias mendengarkan dan memperhatikan apa yang dia bicarakan.

Kamu bisa melihat matanya beberapa detik, lalu melihat ke mulutnya beberapa detik. Cara ini berguna untuk tidak membuatmu terlihat seperti mengintimidasi karena terlalu lama menatap matanya.

Hindari bahasa tubuh seperti menyilangkan tangan atau kaki karena dapat membuatmu 'tertutup' atau defensif. Tegakkanlah posisi dudukmu untuk menunjukkan bahwa kamu bersemangat mendengarkan ceritanya.

2. Jangan Memotong Pembicaraan

Jangan memotong pembicaraan/Foto: Pexels/cottonbro studio

Memotong pembicaraan orang lain adalah hal yang tidak sopan dan dapat membuat orang kesal. Sebab, hal ini dapat memberikan kesan bahwa kamu menganggap dirimu lebih penting dan tidak punya waktu untuk mendengarkan ceritanya.

Sesuaikan diri dengan kecepatan berbicara lawan bicaramu. Biarkan dia berbicara dengan caranya dan pahamilah apa yang dikatakannya dengan saksama.

3. Hindari Menghakimi dan Terlalu Cepat Menyimpulkan

Hindari menghakimi dan terlalu cepat menyimpulkan/Foto: Pexels/ELEVATE

Jika kamu merasa emosi saat mendengarkan ceritanya, maka tetaplah fokus untuk mendengarkan kelanjutan ceritanya hingga selesai. Jangan terlalu cepat menghakimi dirinya atau menyimpulkan kejadian yang dia ceritakan.

4. Hindari Gestur Terlarang

Hindari beberapa gestur terlarang/Foto: Pexels/Yuliana Kungurova

Menganggukkan kepala, tersenyum, dan mengeluarkan suara kecil seperti “ya” dan “oh", untuk menunjukkan bahwa kamu mendengarkan dan mendorong temanmu untuk melanjutkan cerita.

Hindari melihat jam, maupun memainkan rambut atau kuku. Sebab, hal tersebut dapat menunjukkan bahwa kamu sudah bosan atau tidak berminat dengan cerita temanmu.

5. Jangan Memaksakan Pendapat

Jangan memaksakan pendapat/Foto: Pexels/cottonbro studio

Hanya mendengarkan dan memberikan dukungan kadang-kadang bisa jauh lebih bermanfaat daripada memberitahu seseorang solusi apa yang harus mereka lakukan setelah menceritakan keluh kesahnya. Jika kamu tidak dimintai solusi atau pendapat, biarkanlah dia mencari solusi untuk masalahnya sendiri.

Kalau pun kamu ingin memberikannya saran, kamu bisa meminta izinnya terlebih dulu. Misalnya, dengan mengatakan, "Apakah kamu ingin mendengarkan saranku?".

6. Tetap Fokus

Tetap fokus/Foto: Pexels/Julia M Cameron

Jika kamu merasa sulit untuk fokus pada apa yang dikatakan seseorang, coba ulangi kata-katanya di kepalamu saat mereka berbicara. Hal ini akan membantumu berkonsentrasi. Hindarilah gangguan seperti mendengarkan percakapan orang di sekitar kalian dan terlalu sering melihat ponsel.

Kalau ada yang kurang begitu kamu pahami dari ceritanya, kamu bisa menanyakannya dengan pertanyaan terbuka seperti, "Bagaimana perasaanmu saat menghadapi itu?", dan sebagainya.

7. Berempati dengan Pembicara

Berempati dengan pembicara/Foto: Pexels/Liza Summer

Melansir Future Learn, dalam mendengarkan orang lain kita perlu berempati dan memakai kecerdasan emosional. Tunjukkanlah bahwa kamu memahami cerita dan apa yang dia rasakan. Sebab, terkadang orang yang sedang curhat hanya butuh didengarkan dan dipahami.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE