Menunda-nunda pekerjaan sering dikaitkan dengan rasa malas dan kurangnya motivasi. Akhirnya, anggapan ini membuat kita rentan melakukan self blaming alias menyalahkan diri sendiri karena merasa tidak mampu menyelesaikan pekerjaan yang harusnya dilakukan.
Menurut ahli saraf Anne-Laure Le Cunff, PhD, menunda-nunda sering kali memberikan kita sebuah beban emosional. Perasaan tidak mampu menyelesaikan tugas membuat kita sulit kembali ke jalur yang benar, Beauties.
Le Cunff menjelaskan suka menunda-nunda pekerjaan sebenarnya adalah sinyal dari otak bahwa ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik saat ini.
"Alih-alih mengabaikan sinyal itu, alih-alih mencoba untuk terus maju dan menyalahkan diri sendiri dalam prosesnya, bagaimana jadinya jika kita coba mendengarkan sinyal itu?" ungkapnya, dikutip dari CNBC Make It.
Ada cara yang dinilai Le Cunff lebih ampuh dalam menghadapi sikap suka menunda-nunda, yaitu bersikap ingin tahu terhadap akar dari kebiasaan ini. Bagaimana caranya? Yuk, simak ulasannya berikut ini!