Perempuan Palestina dilaporkan alami pemerkosaan oleh tentara Israel sebelum akhirnya tewas dibunuh. Aksi kejam ini dilakukan tentara Israel di hadapan keluarga korban.
Dilansir dari Press TV, seorang perempuan Palestina menceritakan kejadian mengerikan setelah pasukan militer Israel menggerebek rumah sakit Al-Shifa di Gaza pekan lalu, dan mengatakan bahwa tentara Israel memperkosa perempuan Palestina sebelum membunuh mereka.
Jamila Al-Hisi, seorang saksi mata yang dikepung di kompleks medis dan berhasil keluar, mengatakan bahwa perempuan Palestina telah menjadi sasaran pemerkosaan, penyiksaan, dan eksekusi di luar hukum.
Dia mengatakan bahwa pasukan Israel telah "memaksa 65 keluarga meninggalkan daerah sekitar Kompleks Medis Al-Shifa sambil membakar dan membunuh seluruh keluarga." Menurut Jamila, tentara Israel telah membakar sebuah bangunan tempat warga sipil Palestina berlindung.
"Kami bahkan tidak punya air untuk berbuka puasa, dan kami tidak tahu ke mana harus pergi," kata Jamila, seraya menekankan bahwa para pengungsi di kompleks tersebut belum mendapatkan makanan atau air selama enam hari.
Jamila menambahkan bahwa anak-anak dan orang sakit terpaksa minum air kotor dan makan makanan busuk di tengah gempuran serangan Israel.