Kenapa Ketupat Jadi Makanan Wajib Saat Lebaran? Ini Asalnya

Aqida Widya Kusmutiarani | Beautynesia
Kamis, 19 Mar 2026 09:30 WIB
Kenapa Ketupat Jadi Makanan Wajib Saat Lebaran? Ini Asalnya
Dari dakwah Sunan Kalijaga hingga simbol penyempurnaan ibadah, ini sejarah dan alasan ketupat jadi makanan khas Lebaran/ Foto: Unsplash.com/Mufid Majnun

Setiap Idulfitri tiba, ada satu makanan yang hampir pasti hadir di meja makan, yaitu ketupat. Disajikan bersama opor ayam, rendang, atau sambal goreng, ketupat seolah sudah jadi pasangan wajib yang nggak bisa dipisahkan dari momen Idulfitri. 

Bahkan, banyak orang merasa Lebaran belum lengkap kalau belum makan ketupat. Namun sebenarnya, sejak kapan ketupat identik dengan Lebaran? Kenapa makanan dari beras yang dibungkus anyaman daun kelapa ini bisa punya makna khusus dalam perayaan hari raya?

Nah, ternyata, di balik bentuknya yang sederhana, ketupat menyimpan sejarah dan filosofi yang menarik untuk ditelusuri. Yuk, baca ulasan lengkapnya di bawah ini!

Sejarah Ketupat

ketupat ternyata sudah dikenal sejak abad ke-15
Sejarah ketupat/Foto: instagram.com/studio.dapur

Melansir dari Detik, kalau ditelusuri lebih jauh, ketupat ternyata sudah dikenal sejak abad ke-15, seiring dengan mulai menyebarnya Islam di Nusantara. Salah satu tokoh yang sering dikaitkan dengan tradisi ini adalah Sunan Kalijaga, salah satu anggota Wali Songo yang dikenal menggunakan pendekatan budaya dalam berdakwah.

Alih-alih langsung mengubah kebiasaan masyarakat, Sunan Kalijaga justru menggabungkan ajaran Islam dengan tradisi lokal yang sudah akrab di kehidupan sehari-hari. Dari situlah ketupat kemudian diperkenalkan sebagai simbol perayaan Lebaran yang sarat makna.

Menariknya, pembungkus ketupat dari janur juga punya cerita tersendiri. Daun kelapa muda ini sangat mudah ditemukan di wilayah pesisir Jawa dan sudah lama digunakan masyarakat untuk berbagai keperluan, termasuk membungkus makanan. Oleh karena itu, penggunaan janur dalam ketupat terasa begitu dekat dengan kehidupan masyarakat saat itu.

Lewat pendekatan budaya seperti ini, pesan-pesan Islam bisa diterima lebih mudah tanpa harus meninggalkan tradisi yang sudah ada. Ketupat pun akhirnya menjadi salah satu simbol khas Lebaran yang terus bertahan hingga sekarang.

Asal-usul Nama Ketupat

Nama ketupat juga punya cerita menarik/Foto: instagram.com/studio.dapur

Nama ketupat juga punya cerita menarik. Dalam ajaran Islam, seorang muslim yang menjalankan puasa Ramadan lalu menyempurnakannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal disebut kaffah atau kafatan, yang berarti sempurna. Seiring waktu, istilah ini kemudian diadaptasi oleh masyarakat menjadi “kupat” atau “ketupat”.

Dari sinilah ketupat sering dimaknai sebagai simbol penyempurnaan ibadah setelah menjalani puasa Ramadan. Nah, karena itu pula, di beberapa daerah ada tradisi merayakan Hari Raya Ketupat, yang biasanya digelar setelah umat Muslim menuntaskan puasa Syawal. Momen ini menjadi cara masyarakat merayakan ibadah yang telah dijalani dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE