Kenapa Millennials Cenderung Jadi Kutu Loncat di Dunia Kerja?

Sylvia Yuliasar | Beautynesia
Minggu, 14 Feb 2021 16:00 WIB
Foto: Ilustrasi millennials di dunia kerja / unsplash.com (Brooke Cagle)

Sebagai generasi yang memang dekat dengan teknologi, tentunya millennials memiliki gaya hidup dan pola pikir yang berbeda dengan generasi sebelum mereka. Dalam dunia kerja pun, generasi millennials yang memang kuat dari segi kreatifitas dan inovasinya selalu bisa memberikan warna baru dalam suatu perusahaan. 

Tapi, generasi millennials juga dikenal sebagai kutu loncat alias memiliki kebiasaan untuk berpindah-pindah kerja dalam waktu singkat. Ternyata ada beberapa alasan yang mendorong hal tersebut.

1. Ingin Gaji yang Lebih Tinggi


Ilustrasi gaji / unsplash.com (jinyun)

Salah satu faktor generasi millennials mudah berpindah kerja adalah gaji yang lebih tinggi. Meski baru bekerja sebentar, mereka tidak akan segan untuk mengambil tawaran pekerjaan dari perusahaan lain yang memang memberikan gaji yang lebih tinggi. Ini berbanding lurus dengan gaya hidup juga kesadaran bahwa mereka masih muda dan ingin merancang masa depan yang lebih baik.

2. Masih Mencari Passion


Ilustrasi mencari passion / unsplash.com (Arturo Castaneyra)


Selain gaji, passion juga menjadi salah satu alasan millennials menjadi kutu loncat. Sebagian millennial baru pertama kali bekerja di beberapa tahun ini, setelah mendapatkan pekerjaan pertama, ia belum tentu puas dan akan terus mencoba berbagai bidang pekerjaan sampai menemukan passion-nya. Namun, saat ia mendapatkan pekerjaan yang sesuai passion-nya, sifat kreatif dan inovatifnya akan semakin kuat.

3. Mengincar Jenjang Karir


Ilustrasi jenjang karir / unsplash.com (Joseph Akbrud)


Selain passion dan gaji, hal selanjutnya yang dikejar millennials adalah jenjang karir. Perusahaan yang terlalu besar biasanya membuat mereka sulit untuk mendapat kenaikan pangkat di usia yang relatif muda.

Selain itu perusahaan baru yang berusaha 'membajak' mereka dari tempat yang lama, biasanya juga menawarkan jenjang karir yang lebih baik dan menggiurkan bagi para millennials.

4. Ada Kecenderungan Ingin Sesuatu yang Instan


Ilustrasi millennials / unsplash.com (Kalea Morgan)


Dekat dengan teknologi, millennials terbiasa dengan hidup yang serba mudah dan canggih. Mindset inilah yang kadang membuatnya mudah merasa tidak puas akan apa yang sudah didapatkannya, padahal semua itu adalah bagian dari proses dan bukanlah sesuatu yang instan.

Namun, pola pikir ini jugalah yang mendorong mereka untuk lebih kreatif dan inovatif, karena mereka cenderung selalu mencari cara untuk menyelesaikan sesuatu dengan cepat dan mudah.

(kik/kik)
Loading ...