Kisah Francisca Fanggidaej, Nenek Reza Rahadian dan Pejuang Kemerdekaan RI yang Dilupakan

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Selasa, 27 Aug 2024 10:00 WIB
Kisah Francisca Fanggidaej, Nenek Reza Rahadian dan Pejuang Kemerdekaan RI yang Dilupakan
Foto: x.com/IsuSoksial

Reza Rahadian menjadi aktor yang ikut turun untuk demo #KawalPutusanMK di Gedung DPR RI pada Kamis (23/8). Ia turut hadir untuk menyuarakan aksi protes pada DPR yang ingin mengesahkan RUU Pilkada yang banyak ditentang dan tak sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi.

Saat melihat aksi Reza Rahadian yang kemudian viral di media sosial, publik diingatkan kembali terhadap pejuang kemerdekaan RI, Francisca Fanggidaej, yang merupakan nenek dari aktor tersebut. Namun, Francisca Fanggidaej seolah dilupakan dan terusir dari RI saat memperjuangkan kemerdekaan RI. Bagaimana kisahnya?

Perjuangan Francisca Fanggidaej untuk RI

Francisca Fanggidaej/Foto: Dok. iisg Amsterdam

Melansir dari CNBC Indonesia, Francisca Fanggidaej adalah putri dari Magda Mael dan Gottlieb Fanggidaej yang lahir di Pulau Timor pada 16 Agustus 1925. Ayahnya memiliki jabatan di salah satu dinas pemerintahan Belanda kala itu. Keluarganya dihormati dan setara dengan orang Belanda.

Merasa memiliki keberuntungan dibanding rakyat Indonesia yang ia temui, Francisca merasa tidak enak hati dan merasa banyak perbedaan dengan rakyat yang lain. Dalam autobiografinya, Memoar Perempuan Revolusioner pada tahun 2006, ia mengatakan bahwa melihat banyak orang Jawa yang berjalan jongkok dan menyembah di depan orang tuanya. Ia juga melihat pakaian yang berbeda dibanding dengan orang tua dirinya yang berpakaian seperti orang Eropa.

Setelah menyadari kolonialisme yang membuat ia dan keluarganya hidup dalam keberuntungan. Ia juga sempat melihat ayahnya dihina orang Belanda karena memiliki kulit hitam. Setelah itu, rasa perjuangan dalam dirinya mulai tumbuh. Ia sering berdiskusi dengan pemuda di Maluku. Ia pun tercatat menjadi perempuan pejuang kemerdekaan saat Indonesia merdeka.

Perjuangan Francisca dimulai di Surabaya melalui kelompok pimpinan G. Siwabessy dan atumeten. Ia mendapat tugas untuk menghadiri konferensi ke konferensi. Ia mengikuti Kongres Pemuda pada November 1945 di Yogyakarta dan bergabung dengan Pemuda Sosialis Indonesia (PESINDO).

Francisca juga memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan jalur diplomasi tahun 1947. Ketika Belanda ingin menjajah Indonesia kembali, Francisca berjuang di dunia internasional. Ia melintasi banyak negara. Ia pergi ke India dan Cekoslowakia berbicara tentang proklamasi kemerdekaan dan alasan perlawanan Indonesia terhadap penjajahan belanda. Perjuangannya berhasil membuat Belanda mundur dan tidak kembali menjajah Indonesia.

Setelah itu, ia aktif dalam berbagai organisasi. Ia juga sempat menjadi anggota parlemen dan dipercaya sebagai penasihat presiden Soekarno pada tahun 1964. Ia mendampingi presiden ke luar negeri untuk bertemu dengan para pemimpin tertinggi banyak negara.

Dilupakan dan Status WNI Dicabut

Francisca Fanggidaej/Foto: Dok. iisg Amsterdam

Gerakan 30 September 1965 di Jakarta yang mengubah peta politik dan kekuasaan Jenderal Soeharto dimulai membuat dirinya harus mengalami hal pahit. Saat peristiwa tersebut terjadi, ia sedang berada di Chile untuk mewakili Indonesia. Mirisnya, ia tak bisa pulang karena Soeharto sudah berkuasa di Indonesia.

Sebagai orang yang sangat loyal kepada Soekarno, ia pasti akan terancam ditangkap. Ia terpaksa harus berada di luar negeri. Status WNI pun dicabut dan ia tinggal tanpa kewarganegaraan. Ia menjadi orang yang terasing dari Indonesia, ke China dan Belanda.

Peristiwa G30S yang tiba-tiba membuatnya harus berpisah dengan anak-anak yang masih kecil. Ia dan keluarganya tak bisa menjalin komunikasi selama puluhan takut untuk menghindari penangkapan rezim Orde Baru. Ia baru bisa kembali ke Indonesia 38 tahun kemudian. Ia wafat pada 13 November 2013.

Itulah kisah Francisca Fanggidaej, seorang pejuang dan revolusioner wanita. Bagaimana menurutmu, Beauties?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.