Rasa simpati dan kemanusiaan seseorang memang hadir dari hati. Salah satu dari banyak orang yang memiliki hati yang rela berkorban demi membantu sesama adalah María Galán, seorang perempuan Spanyol berusia 26 tahun yang menetap di Uganda. Dedikasinya yang luar biasa telah mengubah 32 anak di Uganda memiliki secercah harapan masa depan.
Maria lahir dan besar di Spanyol. Ia adalah lulusan dengan gelar di bidang Ekonomi dan Perdagangan Internasional. Ajaran ibunya tentang pentingnya membantu orang yang membutuhkan, Maria pun memulai perjalanan sosial ke Uganda untuk menjadi sukarelawan di suatu panti asuhan.
Namun, tahun 2020 lalu, ia mendapat kabar buruk, bahwa panti asuhan tersebut akan segera tutup karena tidak ada donatur. Sejak saat itu, ia bertekad untuk membantu dengan tinggal di Uganda dan menjadi ibu asuh untuk menjaga 32 anak-anak yang malang tersebut di usianya yang baru 22 tahun. Maria rela meninggalkan kehidupan indahnya di Spanyol, meninggalkan keluarga dan sahabat-sahabatnya.