Kisah Remaja yang Alami Koma 3 Minggu, Mimpi Punya Anak Kembar Selama 7 Tahun

Nadya Quamila | Beautynesia
Selasa, 02 Jun 2026 15:00 WIB
Kisah Remaja yang Alami Koma 3 Minggu, Mimpi Punya Anak Kembar Selama 7 Tahun
Kisah Remaja yang Alami Koma Selama 3 Minggu, Mimpi Punya Anak Kembar Selama 7 Tahun/Foto: Dok. Clelia Verdier/DailyMail

Media sosial dihebohkan dengan kisah seorang remaja asal Lyon, Prancis berusia 19 tahun, Clelia Verdier, yang mengalami koma selama tiga minggu. Hal pertama yang ia ucapkan bukan soal rasa sakit yang ia alami, kecelakaan, atau bertanya tentang namanya. Verdier bertanya di mana keberadaan ketiga anak kembarnya. Padahal, Verdier belum pernah hamil dan melahirkan.

Verdier dilaporkan mengalami masa koma setelah mengalami kecelakaan serius. Setelah tiga minggu lamanya, akhirnya Verdier terbangun dan sadar. Ia langsung menanyakan keberadaan ketiga putrinya, bahkan merasa sedih dan cemas saat tidak melihat ketiga putrinya yang telah dibesarkannya selama tujuh tahun.

Kondisi ini membuat staf medis di rumah sakit tempat ia dirawat terkejut. Dokter lalu memastikan kepada Verdier bahwa remaja tersebut belum pernah hamil. Simak kisah selengkapnya berikut ini!

Mimpi yang Terasa Begitu Nyata

Clelia Verdier

Clelia Verdier/Foto: Dok. Clelia Verdier/DailyMail

Dilansir dari Bored Panda, Verdier mengaku selama ia koma pada Juni 2025, ia seperti memiliki kehidupan baru. Ia mengandung dan melahirkan tiga putri kembar dan memberi mereka nama Mila, Miles, dan Maïlée. Ia juga menggendong putri-putrinya untuk pertama kalinya, dan sentuhan kulit ke kulit itu terasa begitu nyata. Momen itu digambarkannya sebagai momen yang begitu hangat dan penuh cinta yang luar biasa. 

"Saya bisa merasakan begitu banyak hal. Ketika saya bermimpi tentang melahirkan, saya merasakan stres. Saya juga merasakan banyak rasa sakit," katanya seperti dikutip NDTV dari Daily Mail.

Tak hanya itu, Verdier bercerita bahwa ia kehilangan salah satu putri kembarnya dan berduka selama bertahun-tahun. Di masa komanya, tujuh tahun telah berlalu dan ia menyaksikan putrinya tumbuh dewasa. Mereka bersenang-senang, jalan-jalan, bahkan Verdier menceritakan dongeng sebelum tidur. Ia sangat mencintai putri-putrinya.

Verdier terbangun dari komanya dan hal pertama yang ia tanyaan adalah keberadaan putri-putrinya. Namun, staf medis mengatakan bahwa ia tidak memiliki anak. Verdier lalu melihat orang tuanya dan memberi tahu mereka bahwa keduanya telah menjadi kakek-nenek.

Para dokter akhirnya menjelaskan kepada Verdier apa yang terjadi sebenarnya, bahwa remaja berusia 19 tahun itu tidak memiliki anak karena ia belum pernah hamil dan melahirkan. Tujuh tahun yang dirasakan Verdier sebenarnya hanya tiga minggu. Dokter mengatakan bahwa tujuh tahun yang ia habiskan bersama anaknya sepenuhnya merupakan hasil konstruksi otaknya saat ia tidak sadarkan diri.

Lebih lanjut, dilansir dari NDTV, para ahli neurologi mengatakan mimpi saat koma bukanlah hal yang jarang terjadi, terutama setelah cedera otak traumatis. Pasien yang koma tidak mengalami kegelapan atau tidur. Banyak yang melaporkan mengalami mimpi yang jelas dan detail yang terasa sangat nyata.

Satu Tahun Berlalu, Remaja Ini Masih Mengingat Mimpinya

Topik obrolan yang sebaiknya tidak dibahas saat kumpul keluarga besar salah satunya adalah seputar momongan

Ilustrasi/Foto: pexels.com/Lisa from Pexels

Setelah menerima kenyataan, Verdier masih tak bisa menepis rasa sedih yang ia alami. Hampir satu tahun berlalu, Verdier masih berusaha memproses pengalamannya saat koma tersebut.

"Sekarang saya merasa sangat terputus dari orang lain,. Saya masih merindukan putri-putri saya hingga hari ini,” tuturnya.

“Saya hidup sebagai seorang ibu, meskipun itu ‘hanya mimpi,’ dengan semua yang saya rasakan dan alami, saya akan selalu menjadi ibu mereka. Itu adalah satu-satunya realitas saya untuk sementara waktu,” lanjutnya.

Ia berharap suatu hari nanti bisa memiliki anak sungguhan. Tapi ia juga mengatakan bahwa kenangan yang ia miliki bersama putri kembarnya saat ia koma tetap tidak akan tergantikan.

“Mereka akan memiliki tempat yang berbeda di hati saya, tetapi sama pentingnya,” tutupnya.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE