Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI baru-baru ini menjadi sorotan publik. Alasannya, Komisi VIII DPR RI seluruh pimpinannya merupakan pria. Padahal, komisi ini salah satunya membahas soal pemberdayaan perempuan dan anak.
Pimpinan Komisi VIII DPR RI dipimpin oleh 5 tokoh. Mereka adalah Marwan Dasopang sebagai Ketua DPR RI dan empat wakilnya, seperti Ansory Siregar, Singgih Januratmoko, Abidin Fikri, dan Abdul Wachid.
Netizen di media sosial bertanya-tanya dan heran karena tidak ada perwakilan perempuan di komisi yang membidangi pemberdayaan perempuan dan anak.
Peneliti Formappi Lucius Karius buka suara akan hal ini. Menurutnya, Komisi VIII DPR yang diisi pria adalah ironi sebab komisi tersebut membidangi isu perempuan dan anak.
Menurutnya, bukan cuma ironi dari sisi isu saja. Peraturan DPR sudah mengingatkan representasi perempuan harus menjadi salah satu yang dipertimbangkan dalam komposisi pimpinan di AKD di DPR.
"Ironi yang memalukan sih soal pimpinan Komisi VIII tanpa keterwakilan perempuan, padahal pembidangan komisi fokus pada isu perempuan dan anak," kata Lucius, Jumat (25/10), dilansir dari CNN Indonesia.