Konseran Malah Boncos, Ini 5 Alasan Harga Tiket Konser di Indonesia Lebih Mahal Dibanding Luar Negeri

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Sabtu, 02 Nov 2024 15:00 WIB
4. Biaya Pengurusan Izin
Ilustrasi/Foto: pexels.com/Tom Fisk

Sepanjang tahun, Indonesia banyak mengadakan konser musik nasional dan internasional. Harga tiket konser di Indonesia kerap disebut lebih mahal dibanding tiket konser luar negeri. Maka dari itu, tak jarang masyarakat Indonesia banyak yang lebih memilih menonton penyanyi favorit mereka di luar negeri.

Seperti pada tahun 2023 lalu, Coldplay mengadakan tur konser Asia, termasuk Indonesia. Harga tiket yang dijual yaitu mulai dari Rp 800 ribu hingga Rp 11 juta. Sementara di Australia, tiket konser tersebut dijual mulai harga sekitar Rp 1,7 juta hingga Rp 3,9 juta. Tak hanya Australia, Singapura juga menjual tiket konser Coldplay kala itu mulai dari Rp 750 ribu hingga Rp 3,3 juta. 

Hal tersebut tentu menjadi perbincangan dan keluhan para penggemar Coldplay yang begitu menantikan idolanya. Melihat perbedaan harga tiket yang sangat jauh dengan negara-negara lain, ternyata ini 5 alasan harga tiket konser musik di Indonesia lebih mahal dibanding luar negeri yang dilansir dari berbagai sumber. Yuk, simak selengkapnya!

1. Biaya Artis

Ilustrasi/Foto: pexels.com/Pixabay

Artis yang akan mengisi konser tampaknya menjadi pertimbangan utama untuk menentukan harga tiket. Tak hanya bayaran artis, namun juga akomodasi seperti transportasi dan logistik yang dibutuhkan. Selain itu, biasanya para artis atau penyanyi memiliki riders yang harus dipenuhi. Apalagi, jika konser dengan artis internasional, tentu honor dan biaya akomodasi akan lebih mahal.

2. Target dan Daya Beli Penonton

Ilustrasi/Foto: pexels.com/Wolfgang

Promotor sebagai pihak penyelenggara akan mengurus berbagai kebutuhan konser. Tentu saja, mereka juga mencari keuntungan ketika mengadakan konser. Merangkum dari CNBC Indonesia, target dan daya beli penonton menjadi hal yang dipertimbangkan dalam menentukan harga tiket.

Promotor akan melihat target penonton, misalnya berdasarkan usia untuk menyesuaikan harga tiket agar laku terjual dan sesuai target. Daya beli penonton juga menjadi bahan pertimbangan, apakah daya beli masyarakat sedang tinggi atau lemah. Mengenai daya beli tersebut, ternyata masyarakat Indonesia juga mampu membeli tiket konser hingga puluhan juta. Maka dari itu, promotor akan menyesuaikan harga tiket agar bisa menutupi potensi kerugian.

3. Biaya Produksi

Ilustrasi/Foto: pexels.com/Wendy Wei

Saat mengadakan konser, promotor tentu akan menyediakan venue, panggung, sound system, lighting, dan masih banyak lagi. Semakin besar skala konser dan biaya produksi yang dibutuhkan, maka semakin mahal harga tiket yang harus dijual. Selanjutnya, promotor akan memberikan varian harga mulai dari termurah hingga termahal.

4. Biaya Pengurusan Izin

Ilustrasi/Foto: pexels.com/Tom Fisk

Ilustrasi/Foto: pexels.com/Tom Fisk

Salah satu faktor yang membuat harga tiket konser atau fan meeting di Indonesia mahal yaitu biaya pengurusan izin. Seperti dikutip dari CNBC Indonesia, pernyataan Sandiaga Uno yang pada saat itu menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tahun 2023 lalu pun mengakui bahwa harga tiket konser atau festival musik tergolong mahal. Hal itu dikarenakan biaya perizinan yang tidak murah. Menurutnya ada biaya resmi dan tidak resmi, juga biaya pengamanan yang tidak transparan, sehingga membuat para promotor kesulitan dan kesusahan untuk mendapatkan izin mengadakan konser.

5. Pajak

Ilustrasi/Foto: pexels.com/Wendy Wei

Setiap pembelian tiket konser pastinya juga menggunakan pajak. Pajak tersebut merupakan peraturan pajak daerah, sehingga pajak tiket konser akan berbeda di setiap daerah di Indonesia. Seperti contoh pajak hiburan termasuk konser di DKI Jakarta yaitu untuk konser lokal/tradisional dikenakan pajak 0%, untuk konser berkelas nasional memiliki tarif pajak 5% dan untuk konser Internasional dikenakan tarif 15%.

Melansir dari laman Konsultan Pajak Surabaya, ada beberapa alasan yang harus dipahami penonton mengenai pajak tiket konser, yaitu mengetahui kontribusi pajak tiket konser untuk pembangunan dan pelayanan publik. Selain itu, mengetahui adanya pajak tiket konser bisa menghindari praktek kecurangan dan ideal, karena penonton sudah mengetahui hak dan kewajibannya ketika membeli tiket konser.

Itulah 5 alasan harga tiket konser musik di Indonesia lebih mahal dibanding luar negeri. Berapa tiket konser paling mahal yang pernah kamu beli, Beauties?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.