Korban Gempa NTT: KPAI Catat 2 Anak Meninggal di Pengungsian

Nadya Quamila | Beautynesia
Senin, 24 Aug 2026 13:15 WIB
Suasana pelayanan kesehatan di RSUD Aeramo, Negekeo, NTT, Jumat (21/8/2026), usai terdampak gempa bumi/Foto: Yufengki Bria/detikBali

Gempa bumi magnitudo 7.7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggalkan luka yang mendalam. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), korban gempa NTT yang meninggal dunia kini berjumlah 91 orang per Minggu (23/8). Sementara itu, korban luka akibat gempa sebanyak 1.286 jiwa.

Selain itu, jumlah pengungsi juga dilaporkan mengalami peningkatan. Kini, angka pengungsi mencapai 110 ribu jiwa. Kabar pilu lainnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebutkan bahwa sedikitnya ada dua anak yang meninggal di lokasi pengungsian pascabencana gempa di sejumlah wilayah di NTT.

"Pilunya, beberapa anak meninggal di pengungsian. Sampai hari ini, yang meninggal dunia yang terpantau kami, ada dua anak," ungkap anggota KPAI Diyah Puspitarini, dilansir dari Antara.

Menurut penuturan Diyah, dua anak yang meninggal di pengungsian ini disebabkan oleh sakit dan diperparah oleh kondisi di pengungsian.

Di media sosial, viral kabar pilu seorang anak berinisial M berusia dua tahun yang meninggal dunia di pengungsian. M sempat mengalami demam tinggi hingga kejang-kejang saat berada di lokasi pengungsian. Menurut laporan pengungsi, kondisi di pengungsian serba terbatas, seperti minim selimut yang membuat pengungsi kedinginan hingga krisis air bersih.

M sempat menjalani perawatan di rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah mendapat perawatan, kondisi M menurun dan meninggal dunia pada Kamis (20/8).

Diyah mengatakan bahwa penanganan bencana tidak cukup hanya memastikan anak selamat secara fisik. Dibutuhkan perhatian khusus dan memastikan anak tetap aman, tetap berada dalam pengasuhan yang layak, memperoleh layanan dasar, terlindungi dari kekerasan, dan mendapatkan kesempatan untuk pulih secara fisik maupun psikologis.

Hingga saat ini, gempa susulan masih terus terjadi setelah gempa utama. Gempa susulan kini tembus 6.407 kejadian. Dari keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), data tersebut dihimpun, Senin (24/8/2026) pukul 05.00 WIB. Magnitudo gempa susulan terbesar 6,2 dan terkecil M 1,1.

Saat ini, warga terdampak di berbagai lokasi di NTT masih membutuhkan bantuan air bersih dan makanan. Diketahui, pengungsian tersebar di wilayah Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Loading ...
Tonton video di bawah ini ya, Beauties!
Apa Makna Cinta Diri Sendiri buat Sisca