Korea Selatan Ubah Ruang Publik Jadi Perpustakaan Outdoor, Upayakan Peningkatan Minat Baca

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Kamis, 06 Aug 2026 13:00 WIB
Korea Selatan Ubah Ruang Publik Jadi Perpustakaan Outdoor, Upayakan Peningkatan Minat Baca
Pemerintah Korea Selatan inisiasi Seoul Outdoor Library untuk meningkatkan minat membaca sekaligus menarik wisatawan/ Foto: Seoul Metropolitan Government

Membaca  buku merupakan jendela dunia. Kegiatan yang satu ini makin diminati seiring berjalannya waktu, bahkan banyak hal yang terinspirasi dari membaca buku seperti perpustakaan yang dipadati pengunjung, toko-toko buku dengan beragam koleksi menarik, klub membaca yang mulai menjamur, dan masih banyak lagi.

Di Korea Selatan sendiri, pemerintah kota Seoul (ibukota Korea Selatan) turut mengupayakan peningkatan minat membaca untuk masyarakatnya. Salah satu gerakan yang diinisiasi yakni memperkenalkan Sob atau Seoul Outdoor Library. Seperti apa sih maksudnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini!

Pemerintah Seoul Inisiasi Ruang Publik Jadi Perpustakaan Outdoor

Seoul Outdoor Library

Seoul Outdoor Library/ Foto: Seoul Metropolitan Government

Melansir dari The Korea Herald, Seoul Outdoor Library ini sudah diadakan sejak 2022 lalu, Beauties. Acara ini merupakan acara tahunan dengan konsep perpustakaan outdoor, di mana mengubah ruang publik utama menjadi tempat membaca terbuka.

Para warga setempat maupun wisatawan lainnya bisa menikmati kegiatan membaca buku hingga kegiatan lainnya yang berkaitan dengan kebudayaan. Pada 2026 ini, ada program baru bertajuk ‘Seoul Outdoor Library Tour’ yang memandu peserta wisatawan asing berjalan kaki mengunjungi tiga lokasi utama, serta menawarkan kegiatan seperti membaca buku hingga menikmati pemandangan di suasana yang damai dan tenang.

Di lokasi seperti Seoul Plaza turut dihadirkan sejumlah beanbag yang bisa dipakai pengunjung saat menikmati kegiatan membaca, lalu lokasi Gwanghwamun memperkenalkan Half Lounge multifungsi yang menjadi area membaca di siang hari, dan menjadi Book Bar di malam hari. Kemudian, di Cheonggyecheon, ada sebuah rak buku baru bernama Wave Bookshelf yang terinspirasi oleh aliran sungai.

Melansir dari The Korea Times, acara ini berhasil menarik pengunjung mencapai 8 juta orang hanya dalam paruh pertama tahun ini saja, lho. Selain itu, acara ini juga mengubah ruang perpustakaan yang semula senyap, menjadi pusat kegiatan publik yang dinamis dan berorientasi pada komunitas.

Adanya konsep perpustakaan outdoor di Korea ini menjadi salah satu daya tarik warga lokal maupun wisatawan asing untuk berkunjung, sekaligus mengupayakan peningkatan membaca di berbagai kalangan usia, Beauties.

Semoga ke depannya, di Indonesia pun ada inisiasi perpustakaan outdoor dengan konsep serupa, ya!

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE