Seorang veganisme tidak akan mengonsumsi produk yang dihasilkan dari hewan, karena mereka yang memilih menjadi vegan biasanya adalah para pecinta hewan. Sedangkan vegetarian adalah orang yang mengonsumsi sayuran namun tidak menolak untuk makan produk yang dihasilkan hewan seperti susu, telur dan keju.
Jangan pernah menganggap veganisme hal yang menakutkan karena hanya mengonsumsi makanan nabati. Justru ini akan membuat tubuh lebih sehat karena mengasup banyak serat.
Bulatkan tekad dan niat untuk melakukan ‘perubahan’ dengan menyusun transisi menuju veganisme. Penasaran gimana caranya? Berikut adalah beberapa ide dan motivasi ala Beautynesia yang bisa kamu lakukan sesuai dengan standar kebutuhan hidup ala vegan.
Pelajari Seluk Beluk Vegan
Sebelum memulai transisi, langkah awal yang harus kamu lakukan adalah memulai niat untuk mengubah hidup seperti veganisme. Cermati dan pelajari semua hal detil mengenai vegan yang belum kamu tahu sebelumnya. Seperti di bawah ini:
- Pelajari manfaat gaya hidup vegan dan mulailah melatih diri tentang praktik hidup veganisme. Kuatkan motivasi dan alasan pribadi untuk mengonsumsi makanan vegan.
- Pelajari pola makan nabati secara optimal.
- Mulailah membaca daftar ingredients sebelum membeli produk makanan. Pelajari cara mengetahui apakah produk tersebut adalah vegan atau bukan, dan cari tahu lebih dalam tentang bahan-bahan turunan hewan yang kurang jelas yang muncul dalam sebuah produk.
- Kamu bisa hunting produk-produk vegan di toko sekitarmu sambil riset restoran ramah vegan yang bisa kamu datangi setiap saat.
- Baca, tonton dan serap semua ilmu tentang vegan. Cari film dokumenter, buku, majalah, situs web, blog, forum, dan komunitas orang-orang vegan yang akan memberimu banyak wawasan berharga, dukungan, dan akan membantumu lebih percaya diri dalam menjalani masa transisi.
- Mulailah memasukkan lebih banyak biji-bijian utuh, kacang-kacangan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan tahu ke dalam menu makanan sehari-hari. Biasakan diri dengan persiapan, penyimpanan, dan penggunaannya.
- Mulailah mengumpulkan dan bereksperimen dengan resep vegan yang sesuai dengan selera lidahmu.
- Temukan beberapa makanan vegan yang cepat dan mudah disajikan untuk stok makanan di rumah.
- Ganti susu sapi dengan susu almond atau kedelai. Ini adalah peralihan yang mudah bagi kebanyakan orang, banyak opsi yang bisa kamu coba untuk menemukan yang paling kamu sukai.
Ingat Motivasi dan Mind Set Untuk ‘Berubah’
Ada perbedaan besar antara mengadopsi gaya hidup vegan dan "melakukan diet". Pasti kamu sering tergoda untuk cheating dari diet, tapi ini tidak sama dengan veganisme. Ketika motivasi dan mind set-mu kuat menjadi vegan, kamu tidak akan menyimpang dari gaya hidup itu.
nilah pentingnya mempelajari manfaat gaya hidup vegan dan efek produk hewani terhadap kesehatan, lingkungan, dan kemanusiaan. Setelah meluangkan waktu untuk membuka mata terhadap efek produk hewani pada hidup kita, dijamin deh, kamu akan tetap melekat pada tekad sebagai veganisme.
Semangat Eksplor Menu Vegan
Pikirkan semua makanan vegan terlezat untuk dicoba daripada memikirkan makanan yang membuatmu kehilangan selera. Teruslah mengeksplor menu-menu vegan dalam berbagai jenis bentuk yang akan membuatmu terkejut dengan segala pilihan opsinya.
Ada banyak hidangan internasional yang cocok untuk para veganisme. Atau kamu bisa masak sendiri memakai resep favorit lama kamu, lalu ganti dengan bahan-bahan vegan pilihan. Jadi, nggak perlu khawatir dengan perubahan gaya hidupmu ya, semangat Beautynesian!
Mari Bertransisi dan Mengubah Gaya Hidup
Di sinilah langkahmu dimulai untuk serius menjalani transisi. Ada banyak cara untuk menjadi vegan, tinggal bagaimana kamu menemukan yang terbaik sebagai gaya hidup. Kuncinya, temukan sesuatu yang 'menarik' dan sesuaikan dengan kebutuhan!
- Mulailah dengan menghindar dan berhenti konsumsi susu dan telur secara bertahap. Ganti susu dengan protein nabati seperti almond dan kedelai.
- Keluarkan semua daging dari list menu makananmu, termasuk ikan dan ayam.
- Perhatikan ingredients bahan makanan, hindari produk yang mengandung gelatin, rennet, dan produk hewani lainnya (termasuk susu dan telur).
- Mulailah mengonsumsi lebih banyak biji-bijian utuh, kacang-kacangan, tahu, dan biji-bijian ke dalam menu makanan.
- Setelah kamu merasa nyaman untuk mulai berubah dan bergerak menuju vegan, kamu bisa mulai menghapus susu, telur, dan madu. Jangan ragu untuk melakukan ini sekaligus, satu per satu atau secara perlahan.
- Ganti semua item non-vegan favoritmu untuk alternatif vegan. Banyak orang mendapati bahwa mengandalkan burger vegan, irisan keju dan lainnya sangat membantu memudahkan transisi ketika me-remove produk hewani. Sambil terus melatih diri untuk ‘belajar’ menjadi seorang vegan.
- Cari tahu untuk memastikan nutrisi optimal tentang asupan vegan
- Pelajari cara mengetahui apakah suatu produk adalah vegan
- Cara membangun daftar belanjaan vegan yang sehat
- Makan hemat untuk seorang beginner vegan
Penting juga untuk mempelajari tentang alternatif vegan untuk produk lain dalam hidup, seperti peralatan merawat tubuh, pakaian, sepatu, dan barang-barang rumah tangga lainnya.
Vegan Pantang Makan Ini!
Sudah pasti para penganut vegan akan menghindari makanan hewani yang termasuk dalam daftar kategori ini:
- Jenis daging dan unggas: Daging sapi, domba, kuda, ayam, kalkun, angsa, bebek, puyuh, dan sejenis lainnya.
- Ikan dan makanan laut: Semua jenis ikan, ikan teri, udang, cumi, kerang, kepiting, lobster.
- Susu: Susu, yogurt, keju, mentega, krim, es krim, dan lain-lain.
- Telur: Dari ayam, burung puyuh, burung unta, ikan, dan lainnya.
- Produk lebah: Madu, bee pollen, royal jelly, dan lain-lain.
- Produk hasil hewani: laktosa, albumen putih telur, gelatin, cochineal atau carmine, L-cysteine, vitamin D3 yang berasal dari hewan, dan asam lemak omega-3 yang diturunkan dari ikan.
Makanan Wajib Para Veganisme
Vegan yang sadar kesehatan mengganti produk hewani dengan bahan nabati, seperti:
- Tahu dan tempe: Ini memberikan alternatif pengganti kaya protein serbaguna untuk daging, ikan, unggas, dan telur, yang dapat diolah dalam banyak resep.
- Legum: Makanan seperti kacang polong adalah sumber nutrisi dan senyawa tanaman yang sangat baik. Proses fermentasi dan cara memasak yang tepat dapat meningkatkan penyerapan nutrisi.
- Kacang-kacangan dan selai kacang: Terutama varietas yang tidak direbus merupakan sumber zat besi, serat, magnesium, seng, selenium dan vitamin E terbaik.
- Biji-bijian: Terutama biji rami, chiaseed dan biji bunga matahari mengandung jumlah protein yang baik dan asam lemak omega-3 yang bermanfaat.
- Susu nabati dan yogurt yang diperkaya kalsium: Ini membantu vegan mencapai asupan kalsium yang direkomendasikan. Pilih varian yang diperkaya vitamin B12 dan D bila memungkinkan.
- Alga: Spirulina dan chlorella punya sumber protein lengkap yang baik untuk tubuh.
- Ragi nutrisi: Ini adalah cara mudah untuk meningkatkan kandungan protein dari hidangan vegan dan menambahkan rasa keju yang lezat. Pilihlah yang diperkaya kandungan vitamin B12.
- Biji-bijian utuh, sereal dan pseudocereals: Ini adalah sumber karbohidrat kompleks, serat, zat besi, vitamin B dan beberapa mineral.
- Makanan nabati yang tumbuh dan difermentasi: tempe, miso, asinan sayur, acar, kimchi dan kombucha sering mengandung probiotik dan vitamin K2.
- Buah-buahan dan sayuran: Keduanya adalah super food terbaik untuk meningkatkan asupan gizi dalam tubuh. Sayuran hijau seperti pok choy, bayam, kangkung, selada air dan sawi sangat tinggi zat besi dan kalsium.
Happy people do vegan, let’s try!