Menemukan ruang yang benar-benar bebas dari tekanan di tengah padatnya aktivitas sehari-hari bisa terasa sulit bagi sebagian orang. Kita sering kali dituntut untuk selalu produktif, tampil estetik di media sosial, atau mengejar target yang tidak ada habisnya.
Nah, kalau kamu sedang mencari pelarian yang tenang dan ramah di kantong, junk journaling bisa jadi pilihan yang sangat menyelamatkan kesehatan mentalmu. Hobi kreatif ini intinya adalah memanfaatkan benda-benda di sekitarmu-seperti struk belanja, pamflet, label baju, hingga potongan kertas bekas-untuk dijadikan sebuah jurnal. Tidak ada aturan yang mengikat, tidak ada standar estetika yang bikin pusing, dan kamu sama sekali tidak butuh bakat seni untuk memulainya.
Dilansir dari Verywell Mind, junk journaling bisa digambarkan sebagai versi yang jauh lebih santai dari jurnal tradisional atau scrapbooking. Di sini, prosesnya sangat bebas dan tidak menuntut kesempurnaan sama sekali.
Lebih lanjut, dikutip dari CNN, tren ini bahkan sedang sangat naik daun di berbagai platform media sosial karena semakin banyak orang yang menemukan efek terapi dari kegiatan ini di tengah kehidupan digital yang serba cepat dan intens. Daripada penasaran, yuk, cari tahu lima manfaatnya bagi kesehatan mental!
Membantu Mengurangi Stres dan Kecemasan
Alasan utama mengapa banyak orang jatuh cinta dengan hobi ini adalah karena efeknya yang sangat menenangkan bagi pikiran yang sedang semrawut. Dikutip dari Verywell Mind, Lisa Anderson, LCSW, yang merupakan clinical director di Brooks Healing Center Tennessee, menjelaskan bahwa mengekspresikan perasaan melalui warna, tekstur, dan gambar terbukti secara klinis bisa mengurangi stres, meredakan kecemasan, serta memperbaiki suasana hati secara keseluruhan.
Dilansir dari CNN, seorang crafting blogger bernama Jennifer Perkins menggambarkan pengalamannya dengan sebuah analogi yang sangat terasa dekat dengan keseharian kita. Dia menyebutkan bahwa baginya, lem stik adalah penenang terbaik.
Saat dia butuh waktu untuk menenangkan diri sejenak, dia tinggal mengambil buku jurnalnya dan setumpuk barang acak, lalu merobek dan menempelkannya begitu saja. Di sini, kamu tidak punya beban untuk membuat karya seni yang sempurna untuk dipajang. Justru kebebasan dari ekspektasi itulah yang bikin jiwa kita merasa tenang, Beauties.