Lepas dari People Pleasing, Ini 5 Cara Menetapkan Batasan Diri Tanpa Rasa Bersalah

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Jumat, 14 Aug 2026 08:30 WIB
5. Belajar Menghargai Diri Sendiri
Ilustrasi perempuan menikmati waktu sendiri dengan melakukan aktivitas yang disukai/Foto: Magnific/magnific

Tidak semua permintaan orang lain harus selalu dipenuhi. Namun, bagi sebagian orang, berkata "tidak" justru bisa terasa sulit karena muncul rasa bersalah atau takut mengecewakan orang lain.

Akibatnya, mereka sering mengabaikan diri sendiri, mulai dari mengorbankan waktu, tenaga, hingga perasaan demi menjaga hubungan tetap baik. Jika terus dilakukan, kebiasaan ini bisa membuat seseorang tanpa sadar terjebak dalam pola people pleasing.

Padahal, menghargai orang lain tidak berarti harus selalu mengesampingkan diri sendiri. Salah satu cara untuk keluar dari pola ini adalah mulai belajar menetapkan batasan diri.

Nah, Beauties, kalau kamu sering merasa sulit menolak permintaan orang lain, beberapa cara berikut bisa membantu kamu mulai membangun batasan diri yang lebih sehat. 

1. Kenali Batasan Diri Sebelum Menetapkan Batasan dengan Orang Lain

Ilustrasi seorang perempuan terlihat tenang saat melakukan refleksi diri/Foto: Magnific/katemangostar

Sebelum membuat batasan dengan orang lain, cobalah mengenali dulu hal-hal yang membuatmu merasa nyaman atau tidak nyaman. Sebab, setiap orang memiliki batas pribadi yang berbeda.

Hal yang terasa biasa bagi orang lain belum tentu terasa sama untukmu. Melansir Verywell Mind, memahami batas pribadi menjadi langkah awal untuk membangun batasan diri agar kamu tahu kapan perlu berkata "iya" dan kapan perlu berkata "tidak".

Coba tanyakan pada diri sendiri, "Hal apa yang membuatku merasa tidak nyaman?" Dari sana, kamu bisa mulai memahami batasan yang perlu dijaga agar hubungan dengan orang lain tetap terasa sehat.

2. Sampaikan Batasanmu dengan Jelas

Ilustrasi perempuan berbicara tentang batasan diri dengan temannya/Foto: Magnific/magnific

Setelah memahami batasan diri, cobalah mulai mengungkapkannya kepada orang lain. Jangan berharap mereka mengerti jika kamu hanya memendamnya sendiri.

Tidak semua orang akan langsung memahami batasan yang kamu buat. Wajar jika ada yang membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri karena setiap orang memiliki kebiasaan yang berbeda.

Membangun batasan diri memang bisa menjadi proses yang tidak selalu mudah, Beauties. Meski begitu, bukan berarti kamu harus mengabaikan batasanmu demi menyenangkan orang lain.

3. Tetap Konsisten dengan Batasan yang Kamu Buat

Ilustrasi perempuan mempertahankan pendapatnya saat berbicara dengan teman/Foto: Magnific/tirachardz

Setelah berhasil membuat batasan, cobalah untuk tetap menjalaninya dengan konsisten. Jika sudah memutuskan untuk berkata "tidak", jangan mudah berubah pikiran hanya karena merasa tidak enak kepada orang lain.

Kalau kamu sering mengubah batasan yang sudah dibuat, orang lain bisa bingung dengan sikapmu. Mereka juga mungkin mengira kamu sebenarnya tidak keberatan dengan hal yang sebelumnya sudah kamu tolak.

Menjaga batasan secara konsisten membantu orang lain memahami hal-hal yang membuatmu nyaman maupun tidak nyaman. Dengan begitu, mereka akan lebih menghargai keputusan yang kamu ambil.

4. Berani Bicara saat Batasanmu Dilanggar

Ilustrasi perempuan menyampaikan apa yang membuatnya merasa tidak nyaman/Foto: Magnific/mego-studio

Kalau ada orang yang terus mengabaikan batasanmu, jangan diam saja. Cobalah sampaikan dengan tenang saat ada sikap yang membuatmu merasa tidak nyaman.

Menyampaikan hal tersebut bukan berarti kamu sedang mencari masalah. Bisa jadi, orang tersebut memang tidak menyadari bahwa tindakannya sudah melewati batas yang kamu buat.

Melansir Psych Central, psikolog Dr. Tara Quinn-Cirillo menjelaskan bahwa batasan bisa disampaikan dengan sopan dan tetap tegas tanpa membuat orang lain merasa disalahkan. Misalnya, saat temanmu terus menelepon atau mengirim chat ketika kamu sedang sibuk, jelaskan bahwa kamu akan membalasnya saat sudah punya waktu.

Cara ini membantu orang lain memahami batasanmu tanpa membuat suasana menjadi canggung. Kamu pun tetap bisa menjaga hubungan baik tanpa mengabaikan perasaan sendiri.

5. Belajar Menghargai Diri Sendiri

Ilustrasi perempuan menikmati waktu sendiri dengan melakukan aktivitas yang disukai/Foto: Magnific/magnific

Ketika seseorang merasa dirinya tidak cukup berharga, menetapkan batasan bisa terasa lebih sulit. Akibatnya, mereka mungkin lebih sering mengutamakan orang lain dibanding dirinya sendiri.

Terapis senior asal London, Sally Baker, mengungkapkan bahwa rasa percaya diri menjadi bagian penting dalam membangun batasan yang sehat. Saat mulai menghargai diri sendiri, kamu akan lebih memahami bahwa perasaanmu juga layak untuk diperhatikan.

Cobalah meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang kamu sukai, Beauties. Entah itu mendengarkan musik, nonton film, berolahraga, atau lainnya, kegiatan sederhana ini bisa membantu kamu lebih menghargai apa yang kamu rasakan.

Menetapkan batasan diri bukan berarti menjadi orang yang egois atau tidak peduli dengan orang lain. Jadi, Beauties, tidak ada salahnya mulai memberi ruang untuk diri sendiri tanpa harus merasa bersalah.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE