Masalah Manajemen Keuangan yang Sering Milenials Alami, Kamu Salah Satunya?

Laily Rahmawati | Beautynesia
Selasa, 19 Mar 2019 11:30 WIB
Masalah Manajemen Keuangan yang Sering Milenials Alami, Kamu Salah Satunya?
https://image.freepik.com/free-photo/young-woman-sitting-with-credit-card-table-with-laptop_23-2148056176.jpg
Manajemen keuangan adalah kegiatan dalam mengelola pemasukan, pengeluaran, tabungan dan lain-lain. Banyak yang beranggapan, generasi milenial memiliki tingkat literasi digital yang cukup baik namun minim dalam hal manajemen keuangan. Padahal fungsi manajemen keuangan adalah untuk mengatur dan mengotrol keuangan kita. Contoh manajemen misalnya berusaha untuk meminimalisir pengeluaran dan lebih fokus terhadap tabungana. Dilansir dari akseleran.com, berikut masalah manajemen keuangan yang sering dihadapi milenials.

1. Memiliki Banyak Hutang


Bagi generasi milenials, penggunaan kartu kredit dalam melakukan pembayaran sangat memudahkan ketika bertransaksi. Padahal penggunaan kartu kredit inilah yang memberi resiko untuk terlilit hutang. Salah satu kesalahan utama penggunaan kartu kredit adalah menyangka bahwa kartu kredit dapat menjadi sarana untuk mendapat uang tambahan untuk bertransaksi. Dan yang sering tidak disadari adalah besarnya bunga dan denda apabila terlambat membayar tagihan kartu kredit. Jadi lebih bijak aja ya dalam menggunakan kartu kredit.
Foto: Istimewa

2. Tekanan Gaya Hidup


Adanya tekanan gaya hidup sering menimbulkan problem bagi para milenial, terutama bagi yang tinggal di perkotaan. Terkadang mereka yang berkata tidak memiliki uang bukan karena pendapatannya rendah namun karena memiliki gaya hidup tinggi. Kuncinya adalah kenali mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang hanya sebatas keinginan sehingga tidak terjebak gaya hidup konsumtif. Jadi fokus saja pada kebutuhan bukan pada keinginan.
 
 


Foto: Istimewa

3. Adanya Inflasi


Salah satu permasalahan yang perlu diperhatikan oleh kaum milenial adalah adanya inflasi. Permasalahan keuangan yang satu ini akan sangat berdampak bagi keuangan. Adanya inflasi kenaikan harga barang setiap 4 % pada setiap tahunnya, akan mengurangi daya beli milenial yang hanya menabung dengan 2% pertahun. Maka dari itu, rencakana keuangan terbaik kamu dari sekarang
 


Foto: Istimewa

4. Konsumtif Terhadap Experience


Ini juga menjadi salah satu permasalahan yang perlu diperhatikan. Jika dulu orang-orang lebih senang berinvestasi pada barang yang tak bergerak atau membeli barang, maka di masa sekarang kamu milenials lebih menyukai terhadap experience. Misalnya, travelling, nongkrong di resto atau kafe sedangkan tabungan sangat minim. Dalam hal ini, experience menjadi suatu hal yang lebih menarik daripada berinvestasi. Padahal kaum milenials juga harus memikirkan masa depan.
 


Foto: Istimewa

5. Minimnya Pengetahuan Seputar Finansial


Meski sekarang informasi mengenai finansial sudah bisa ditemukan dengan mudah dan sudah banyak beredar di media apapun, tetapi karena ketertarikan mereka terhadap finansial cukup kecil sehingga membuat mereka memiliki pengetahuan yang minim terhadap finansial dan juga manejemen keuangan. Padahal sebaiknya, kaum milenials lebih sadar dengan tren finansial, bukan hanya tentang tren fashion dan teknologi.
 


Foto: Istimewa
(kik/kik)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE