Mau Tambah Wawasan? 5 Museum di Bali Ini Bisa Kamu Kunjungi!
Kalau selama ini Bali identik dengan pantai, beach club, atau sunset cantik, ternyata ada sisi lain yang tidak kalah menarik untuk dijelajahi. Beberapa museum di Bali justru menawarkan pengalaman wisata yang membuat liburan terasa lebih berisi sekaligus menambah wawasan baru.
Apalagi saat musim liburan datang, banyak orang mulai mencari alternatif tempat wisata di Bali yang tidak sekadar untuk foto-foto saja. Nah, Beauties, kalau kamu ingin menikmati perjalanan yang lebih bermakna, destinasi berikut ini layak banget masuk itinerary!
Museum Antonio Blanco
Museum Blanco/Foto: Dok. Museum Blanco Renaissance via Detik
Buat kamu pencinta seni, Museum Antonio Blanco menjadi salah satu destinasi yang sulit dilewatkan. Museum ini mengambil nama dari Antonio Blanco, seorang pelukis terkenal yang dikenal lewat karya-karyanya yang banyak menggambarkan eksotisme perempuan Bali.
Lokasinya berada di atas bukit, tepat di kawasan Sungai Campuhan, Ubud, sehingga suasananya terasa sangat tenang sekaligus artistik. Museum ini dibangun pada 28 Desember 1998 dan menyimpan lebih dari 300 karya seni yang memikat perhatian kolektor dunia.
Menariknya lagi, beberapa tokoh internasional seperti Norodom Sihanouk, Thalia, hingga Michael Jackson diketahui pernah mengapresiasi karya seni di tempat ini. Cocok banget kalau kamu ingin menikmati tempat wisata di Bali yang berbeda dari biasanya.
Museum Le Mayeur
Museum Le Mayeur/Foto: Antara via Detik/Rhisma
Museum Le Mayeur juga punya cerita yang menarik karena berasal dari nama pelukis asal Belgia, Adrien-Jean Le Mayeur de Mapres. Ia dikenal sebagai seniman yang jatuh cinta pada Bali lalu menetap dan membangun kehidupannya di Pulau Dewata.
Keunggulan museum ini terletak pada koleksinya yang mencapai sekitar 88 lukisan dengan media yang cukup unik. Ada karya di atas kanvas, tripleks, hardboard, bahkan karung goni yang membuat pengalaman melihatnya terasa berbeda.
Ditambah lagi, letaknya berada di tepi Pantai Sanur sehingga setelah menikmati karya seni, kamu tetap bisa menikmati suasana pantai yang menenangkan.
Museum Pasifika
Museum Pasifika/Foto: Detik/Ni Made Nami Krisnayanti
Museum Pasifika dikenal sebagai The Largest Asia Pacific Art Museum in the Heart of Bali. Reputasinya juga semakin kuat setelah meraih Wonderful Indonesia Award 2011 dalam kategori museum.
Tempat ini menyimpan sekitar 600 karya seni dari 200 seniman yang berasal dari Indonesia, Asia, Melanesia Pasifik, hingga kawasan Polinesia dan Indochina. Jadi saat datang ke sini, kamu seperti sedang berkeliling budaya dari berbagai belahan dunia.
Koleksi karya dari nama besar seperti Raden Saleh, Affandi, hingga Nyoman Gunarsa membuat museum ini terasa begitu istimewa. Tidak hanya lukisan, ada pula tekstil, patung, serta benda antik yang membuat pengalaman libur sekolah di Bali terasa jauh lebih menarik.
Museum Puri Lukisan
Museum Puri Lukisan/Foto: Detik/Lenny Permata Kusuma
Museum Puri Lukisan dikenal sebagai museum seni lukis tertua yang ada di Bali. Berlokasi di Jalan Raya Ubud, tempat ini sudah lama menjadi tujuan favorit wisatawan yang ingin mengenal perkembangan seni rupa Pulau Dewata.
Hal yang menarik, koleksinya tidak hanya berupa lukisan, tetapi juga ukiran kayu dengan berbagai detail khas Bali. Seluruh karya seni disusun di empat bangunan berbeda yang masing-masing menghadirkan nuansa tradisional yang kuat.
Saat berkeliling, pengunjung juga akan ditemani alunan musik gamelan Bali yang membuat pengalaman menikmati karya seni terasa semakin hidup. Rasanya seperti masuk langsung ke jantung budaya Bali yang sesungguhnya.
Museum Subak
Museum Subak/Foto: Antara via Detik/Nyoman Hendra Wibowo
Berbeda dari museum lainnya, Museum Subak berfokus pada sistem pertanian tradisional Bali yang dikenal dengan nama subak. Lokasinya berada di Desa Banjar Anyar, Kabupaten Tabanan, kawasan yang memang terkenal dengan hamparan sawahnya.
Di sini kamu bisa melihat berbagai alat pertanian tradisional yang selama bertahun-tahun digunakan masyarakat Bali untuk bercocok tanam. Pengunjung juga dapat memahami bagaimana sistem irigasi tradisional Bali bekerja secara kolektif dan terorganisir.
Bangunan museum ini dibagi menjadi area tertutup dan area terbuka sehingga pengalaman belajar terasa lebih interaktif. Cocok sekali untuk keluarga yang sedang mencari ide libur sekolah di Bali dengan konsep edukatif.
Jadi Beauties, kalau nanti punya agenda ke Pulau Dewata, coba sisihkan waktu untuk mengeksplorasi destinasi yang lebih edukatif. Siapa tahu, perjalanan kali ini justru membuat kamu melihat Bali dari sudut pandang yang benar-benar berbeda.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!