Mengapa Baju Baru Identik dengan Lebaran? Ini Sejarah dan Maknanya

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Selasa, 17 Mar 2026 13:15 WIB
Mengapa Baju Baru Identik dengan Lebaran? Ini Sejarah dan Maknanya
Mengapa Baju Baru Identik dengan Lebaran? Ini Sejarah dan Maknanya/Foto: Freepik

Baju baru identik dengan lebaran sudah menjadi tradisi yang begitu melekat di masyarakat Indonesia. Hampir setiap tahun, banyak orang menyiapkan pakaian terbaik untuk menyambut Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.

Beauties, kamu pasti pernah merasakan kegembiraan saat memilih baju lebaran sebelum hari raya tiba. Tradisi ini bahkan sering menjadi bagian yang paling dinantikan, terutama bagi anak-anak yang ingin tampil istimewa.

Namun, pernahkah kamu bertanya mengapa kebiasaan memakai baju baru selalu dikaitkan dengan perayaan Lebaran? Ternyata tradisi ini memiliki sejarah panjang serta makna yang berkaitan dengan nilai spiritual dalam Islam.

Supaya lebih memahami asal-usulnya, yuk, simak penjelasan sejarah dan kisah menarik berikut ini!

Mengapa Baju Baru Identik dengan Lebaran?

Baju Baru Identik dengan Lebaran/Foto: Freepik

Tradisi memakai baju lebaran di Indonesia ternyata sudah ada sejak masa Kesultanan Banten sekitar tahun 1596. Pada masa itu, masyarakat mulai menyiapkan pakaian khusus untuk menyambut Hari Raya Idulfitri.

Menurut catatan sejarah, kebiasaan ini juga berkembang di wilayah lain seperti Yogyakarta. Tradisi tersebut kemudian diwariskan secara turun-temurun hingga akhirnya menjadi bagian dari budaya Lebaran yang masih dilakukan hingga sekarang.

Dalam buku Sejarah Nasional Indonesia karya Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto dijelaskan bahwa tradisi ini mulai berkembang pada abad ke-16. Awalnya, keluarga kerajaan di Banten memiliki kebiasaan mengenakan pakaian baru saat merayakan Idul Fitri.

Keinginan keluarga kerajaan tersebut kemudian diikuti oleh masyarakat sekitar yang mayoritas bekerja sebagai petani. Untuk memenuhi kebutuhan pakaian Lebaran, sebagian dari mereka bahkan menjadi penjahit dadakan.

Sejak saat itu, kebiasaan mengenakan baju baru saat Lebaran semakin meluas di kalangan masyarakat. Pakaian baru dianggap sebagai simbol kelahiran kembali setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Tidak hanya soal penampilan, tradisi ini juga memiliki makna spiritual yang cukup dalam. Banyak orang memaknai pakaian baru sebagai lambang hati yang kembali bersih setelah menjalani Ramadan dengan penuh kesabaran.

Kisah Baju Lebaran Zaman Rasulullah

Baju Lebaran/Foto: Freepik

Beauties, jauh sebelum tradisi ini populer di Indonesia, kisah tentang baju lebaran sudah dikenal sejak zaman Rasulullah SAW. Cerita ini diriwayatkan dalam beberapa sumber sejarah Islam yang menceritakan pengalaman cucu Rasulullah.

Dilansir dari detikcom, dikisahkan bahwa Hasan dan Husein, cucu Rasulullah SAW, merasa sedih karena tidak memiliki pakaian baru saat Idul Fitri. Mereka melihat teman-temannya di Madinah mengenakan pakaian indah untuk merayakan hari raya.

Pada saat itu, kondisi ekonomi keluarga mereka cukup sederhana sehingga Fatimah dan Ali bin Abi Thalib tidak mampu membeli pakaian baru. Hasan dan Husein pun mengungkapkan kesedihan mereka kepada sang ibu.

Fatimah mencoba menenangkan kedua putranya dengan mengatakan bahwa pakaian mereka masih berada di tukang jahit. Namun, sebenarnya, ia tidak memiliki uang untuk membuat pakaian tersebut.

Malam hari tiba dan suara takbir mulai terdengar di seluruh kota Madinah. Fatimah pun merasa sedih karena belum bisa memberikan pakaian baru kepada kedua anaknya.

Tak lama kemudian, seseorang mengetuk pintu rumah mereka dan mengaku sebagai seorang tukang jahit. Ia membawa hadiah berupa dua gamis, dua mantel, dua sorban, serta sepatu yang indah untuk Hasan dan Husein.

Ketika Rasulullah SAW datang, beliau menjelaskan bahwa sosok tersebut sebenarnya adalah Malaikat Ridwan, penjaga surga. Kisah ini kemudian menjadi simbol bahwa kebahagiaan saat Lebaran juga bisa datang melalui kasih sayang dan keajaiban.

Tradisi memakai pakaian baru saat Idulfitri memang terlihat sederhana. Namun, jika ditelusuri lebih dalam, kebiasaan ini memiliki sejarah panjang yang penuh makna.

Bagi banyak orang, mengenakan baju lebaran menjadi simbol awal yang baru setelah menjalani Ramadan dengan penuh kesabaran. Selain itu, tradisi ini juga menggambarkan kebahagiaan dalam menyambut hari kemenangan.

Jadi Beauties, ketika kamu memakai baju baru saat Idulfitri nanti, ingatlah bahwa tradisi ini memiliki makna yang lebih dalam. Tidak hanya tampil rapi, tetapi juga melambangkan hati yang kembali bersih dan siap memulai lembaran baru!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.