Mengenal Agnes Varda, Sutradara Perempuan yang Mengubah Dunia Sinema

Amanda Nabila Noor Azahra | Beautynesia
Senin, 31 Aug 2026 18:00 WIB
Mengawali Karier dari Dunia Fotografi
Agnès Varda Mengawali Karier dari Dunia Fotografi/Foto: cine-balade.com

Ketika membahas sejarah perfilman dunia, nama Agnès Varda menjadi salah satu yang tak bisa dilewatkan. Ia dikenal sebagai pelopor French New Wave, gerakan sinema Prancis yang mengubah cara film dibuat dan diceritakan. 

Dirinya yang sangat dihormati di industri perfilman, menghadirkan kisah tentang kehidupan sehari-hari, perempuan, hingga kelompok yang sering terpinggirkan, menjadikannya salah satu sineas perempuan paling berpengaruh sepanjang masa. Yuk, mengenal lebih dekat dengan Agnès Varda, Beauties! 

Mengawali Karier dari Dunia Fotografi

Agnès Varda Mengawali Karier dari Dunia Fotografi/Foto: cine-balade.com

Lahir dengan nama Arlette Varda di Ixelles, Belgia pada 30 Mei 1928, Agnès Varda mengawali kariernya sebagai fotografer sebelum akhirnya terjun ke dunia perfilman. Portfolionya sebagai seorang fotografer juga telah memiliki warnanya sendiri. Ketertarikannya pada seni visual membentuk gaya penyutradaraannya yang khas, dengan komposisi gambar yang kuat dan perhatian terhadap detail kehidupan sehari-hari.

Barulah pada tahun 1955, Varda menyutradarai film pertamanya, La Pointe Courte. Meski dibuat sebelum gerakan French New Wave berkembang, film tersebut kini sering dianggap sebagai salah satu karya yang membuka jalan bagi lahirnya gerakan sinema tersebut berkat pendekatan visual dan narasinya yang berbeda dari film-film Prancis pada masanya.

Menghadirkan Cara Baru dalam Bercerita

Agnès Varda Selalu Menghadirkan Cara Baru dalam Bercerita/Foto: Rolling Stone

Hal yang membedakannya dengan banyak sutradara pada zamannya yaitu Agnès Varda kerap memadukan unsur dokumenter dan fiksi dalam karya-karyanya. Caranya memandang seni adalah dengan memilih mengambil gambar di lokasi nyata dan menghadirkan tokoh-tokoh yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Perempuan, pekerja, lansia, hingga kelompok yang jarang mendapat sorotan menjadi bagian penting dalam cerita yang ia angkat.

Varda juga dikenal dengan konsep cinécriture, yakni cara memandang proses membuat film layaknya menulis sebuah karya sastra. Karena baginya, setiap keputusan, mulai dari pengambilan gambar, penyuntingan, hingga suara, merupakan bagian dari proses bercerita yang saling melengkapi.

Film-film yang Membuat Namanya Dikenal

Berbagai Karya Agnès Varda Telah Mendapat Apresiasi di Berbagai Festival Internasional/Foto: mubi.com

Sepanjang kariernya, Agnès Varda menghasilkan puluhan film yang mendapat apresiasi di berbagai festival internasional. Beberapa karya yang paling dikenal antara lain La Pointe Courte (1955), Cléo from 5 to 7 (1962), Vagabond (1985), The Gleaners and I (2000), Faces Places (2017), film dokumenter yang digarap bersama seniman JR dan berhasil meraih nominasi Academy Award dan membawa pulang L'Œil d'or (Golden Eye Award) di 2017 Cannes Film Festival. Lalu film terakhirnya, Varda by Agnès (2019), film dokumenter yang menceritakan secara langsung karier panjangnya di dunia sinema. 

Bagi Beauties yang baru ingin mengenal karya Agnès Varda, Cléo from 5 to 7 dan Faces Places sering menjadi dua film yang paling direkomendasikan. Keduanya menampilkan gaya penyutradaraan khas Varda sekaligus memperlihatkan kepeduliannya terhadap manusia dan kehidupan sehari-hari.

Berkat kontribusinya terhadap dunia perfilman, Agnès Varda dikenang sebagai salah satu sineas perempuan yang membuka jalan bagi generasi pembuat film setelahnya bahkan sangat dikagumi oleh sesama filmmaker di berbagai negara.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.