Mengenal Anxiety Bag, Tren di TikTok untuk Bantu Atasi Rasa Cemas

Adira P | Beautynesia
Senin, 08 Jun 2026 08:30 WIB
Fidget Toy atau Benda yang Nyaman Digenggam
Ilustrasi stress ball/Foto: Pexels/Anete Lusina

Menjalani hari yang padat terkadang membuat kita mendadak disergap rasa cemas atau panik di tengah aktivitas luar rumah. Di momen-momen menegangkan seperti itu, refleks pertama kita biasanya adalah langsung menggeledah isi tas demi mencari sesuatu yang bisa mengalihkan pikiran, mulai dari sebutir permen karet, losion beraroma lavender, atau sekadar benda kecil yang nyaman untuk digenggam.

Menariknya, kecenderungan emosional ini memicu lahirnya sebuah tren baru yang belakangan ini sedang ramai diperbincangkan di platform TikTok, yaitu anxiety bag. Ini adalah sebutan untuk sebuah pouch atau kantong kecil berisi benda-benda sensorik yang dikurasi khusus untuk membantu seseorang merasa lebih tenang saat rasa cemas mulai datang menyerang.

Dilansir dari Real Simple, tren ini sangat populer di kalangan Gen Z sebagai bentuk pertolongan pertama yang praktis untuk menjaga kesehatan mental mereka di tengah kesibukan sehari-hari.

Apa Itu Anxiety Bag dan Mengapa Bermanfaat?

Anxiety bag pada dasarnya merupakan kantong penyelamat portabel yang mudah diselipkan di mana saja, entah itu ke dalam tas kuliah, laci meja kerja, atau di taruh di dalam dasbor mobil. Isinya berfokus pada benda-benda yang bisa menstimulasi panca indra, sehingga fokus pikiranmu yang tadinya berantakan akibat cemas bisa ditarik kembali ke momen saat ini (grounding).

Dikutip dari Bustle, Chloë Bean, LMFT, seorang somatic trauma therapist, menjelaskan bahwa sekadar menyadari bahwa anxiety bag ini ada di dekatmu ternyata sudah bisa memberikan rasa aman psikologis tersendiri.

"Rasa cemas sering kali membuat seseorang merasa bisa kewalahan kapan saja, sehingga memiliki benda-benda yang familiar serta dipilih sendiri dapat mengurangi rasa tidak berdaya itu," tuturnya.

Menariknya lagi, Bean juga menyebutkan bahwa gerakan fisik saat tanganmu sedang merogoh dan memilah isi pouch tersebut sebenarnya sudah cukup untuk memutus lingkaran pikiran negatif yang berputar-putar di kepala, Beauties.

Lantas, benda apa saja yang biasanya dibawa di dalam anxiety bag? Yuk, simak ulasannya!

Permen atau Permen Karet

Saat Natal, setiap meja berubah menjadi prasmanan gula, dari popcorn karamel, truffle cokelat, kacang manis, permen tongkat, dan lain-lain. Sangat mudah untuk mencicipi semuanya, tapi gula dan lemak tidak sehat jelas kurang baik bagi penderita diabetes.

Ilustrasi permen/Foto: Freepik

Salah satu barang wajib yang paling sering ditemukan di dalam anxiety bag adalah permen karet atau permen tebal dengan rasa yang menonjol, seperti mint yang pekat, rasa asam yang menggigit, atau jahe yang hangat. Ketika pikiranmu mulai penuh, sensasi rasa yang tajam ini akan bekerja sebagai kejutan sensorik yang kuat untuk memaksa otakmu kembali memperhatikan sinyal tubuh saat ini.

Bean memaparkan bahwa rasa mint yang dingin dan menyegarkan secara khusus memiliki kemampuan untuk membantu seseorang kembali "hadir" secara mental secara instan.

"Mengunyah permen karet juga bisa membantu melepaskan sedikit energi gugup melalui gerakan rahang yang berulang, di mana bagi sebagian orang hal tersebut dirasa sangat menenangkan," ungkapnya.

Dilansir dari Real Simple, beberapa penelitian memang menunjukkan bahwa aktivitas mengunyah permen karet berpotensi membantu menurunkan kadar hormon stres di dalam tubuh.

Essential Oil atau Losion Beraroma Menenangkan

Indra penciuman adalah salah satu jalur sensorik paling cepat yang langsung terhubung ke bagian otak pengatur emosi. Oleh karena itu, menyelipkan sebotol kecil essential oil model roll-on atau losion mini di dalam anxiety bag bisa menjadi pertolongan darurat yang sangat efektif untuk mengubah mood dalam sekejap.

Bean menyebutkan bahwa aroma lavender memang menjadi pilihan paling klasik yang sering diandalkan. Namun, aroma lain seperti peppermint, eucalyptus, bergamot, atau wewangan apa pun yang mengikat memori positifmu juga bisa bekerja dengan sama baiknya.

"Sistem saraf kita sering kali merespons paling baik terhadap aroma yang sudah terasa aman serta familiar bagi diri kita," jelasnya.

Fidget Toy atau Benda yang Nyaman Digenggam

Ilustrasi stress ball

Ilustrasi stress ball/Foto: Pexels/Anete Lusina

Beauties, saat dilanda kepanikan, tubuh kita sering kali memproduksi energi gugup berlebih yang membuat tangan kita tidak bisa diam, seperti kebiasaan menggigit kuku atau mengetuk-ngetukan kaki. Di sinilah pentingnya menyimpan benda-benda yang bisa diremas atau dimainkan oleh jari tanganmu. Benda-benda seperti fidget toy atau stress ball sangat bermanfaat untuk menyalurkan energi kecemasan tersebut ke arah yang lebih positif.

Sentuhan fisik pada sebuah objek nyata terbukti bisa menginterupsi pola pikir yang sedang kalut, karena perhatianmu terdistraksi oleh tekstur yang dirasakan oleh telapak tangan. Bean menambahkan bahwa kontak fisik dengan benda-benda di dalam tas dapat memutus siklus kecemasan secara nyata.

Kamu bebas memilih apa saja yang terasa nyaman untuk kulitmu, mulai dari batu alam kecil yang permukaannya halus, gelang karet elastis, hingga potongan kain bertekstur beludru yang lembut.

Sesuaikan Isi Kantong dengan Kebutuhan

Satu hal yang perlu diingat adalah tidak ada daftar isi anxiety bag yang mutlak atau seragam untuk semua orang. Hal ini karena pemicu stres (trigger) serta cara tubuh merespons rasa cemas pada tiap individu pasti berbeda-beda. Sangat disarankan untuk memetakan terlebih dahulu apa yang biasanya membuatmu merasa tidak nyaman sebelum kamu mulai merakit kantong penyelamat ini.

Sebagai contoh, jika kamu adalah tipe orang yang mudah merasa gerah dan berkeringat saat panik, menyisipkan kipas angin mini portable (mini fan) ke dalam pouch akan menjadi keputusan yang sangat tepat. Sementara itu, jika lingkungan yang terlalu bising dan ramai adalah musuh utamamu, maka menyertakan pelindung telinga (earplug) adalah pilihan yang bijak.

Bean juga memberikan saran untuk menyelipkan secarik kertas berisi kalimat afirmasi positif atau panduan teknik pernapasan (breathing exercise) singkat. Sebab, di kala panik melanda, otak kita sering kali mendadak lupa pada teknik-teknik rileksasi sederhana yang sebenarnya sudah kita ketahui di luar kepala.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE