Mengenal Joan Didion, Penulis yang Mengubah Pengalaman Pribadi Menjadi Karya Sastra
Setiap penulis memiliki cara berbeda dalam bercerita, termasuk dalam menciptakan dunia fiksi atau bahkan menuliskan pengalaman hidupnya sendiri. Salah satu penulis yang dikenal lewat gaya penulisan yang personal adalah Joan Didion.
Joan Didion sendiri mengangkat banyak pengalaman hidupnya ke dalam esai, novel, hingga memoar, sesuatu yang personal seperti kehilangan dan perubahan juga menjadi tema dalam karyanya yang menyentuh banyak pembaca. Yuk, kenalan lebih dekat dengan Joan Didion, Beauties!
Joan Didion Sebagai Penulis dan Jurnalis
Joan Didion/Foto: Harper's Bazaar/http://harpersbazaar.com
Joan Didion lahir pada 5 Desember 1934 di Sacramento, California, Amerika Serikat. Menurut Encyclopedia Britannica, minatnya dalam dunia menulis sudah tumbuh sejak kecil yang akhirnya membawanya untuk menempuh pendidikan di University of California, Berkeley.
Setelah lulus, Didion memulai kariernya sebagai penulis majalah Vogue, yang menjadi awal perjalanannya sebagai jurnalis sekaligus penulis yang dikenal lewat gaya bahasa yang tajam, sederhana, dan penuh observasi.
Selain menulis esai, Joan Didion juga menerbitkan sejumlah novel dan buku nonfiksi. Salah satu karya yang paling dikenal adalah The Year of Magical Thinking (2005), sebuah memoar yang ia tulis setelah kepergian sang suami, John Gregory Dunne. Situs resmi Joan Didion juga mengatakan bahwa buku tersebut meraih National Book Award dan mendapat banyak apresiasi karena penggambaran proses berduka yang jujur dan apa adanya.
Karya-Karya Joan Didion
Joan Didion/Foto: Literary Hub/http://lithub.com
Tak hanya The Year of Magical Thinking, Didion juga menulis Blue Nights yang terinspirasi dari kehilangan putrinya, Quintana Roo Dunne. Dalam artikel Hanging Out with Joan Didion: What I Learned About Writing from an American Master yang diterbitkan Literary Hub, gaya tulisan Joan Didion yang khas mampu mengubah pengalaman sehari-hari menjadi refleksi yang mendalam tanpa kehilangan kesederhanaannya. Hal ini juga membuatnya dikenang sebagai salah satu penulis esai paling berpengaruh di Amerika Serikat.
Lewat karya-karyanya, Joan Didion menunjukkan bahwa pengalaman hidup, termasuk kehilangan dan perubahan, dapat menjadi cerita yang bermakna ketika dituliskan dengan jujur. Bahkan hingga kini, tulisan-tulisannya masih terus dibaca dan menginspirasi banyak orang di berbagai belahan dunia.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
|
Pilihan Redaksi
|