Mengenal Leavisme, Ketika Cuti Digunakan untuk Mengerjakan Pekerjaan yang Tertunda

Retno Anggraini | Beautynesia
Senin, 04 Nov 2024 17:00 WIB
Mengenal tren kerja beracun leavisme/Foto: Freepik.com/graphixchon

Beauties, pernahkah kamu mengalami tahap di mana kamu menggunakan cuti kerja hanya untuk mengejar pekerjaan yang tertinggal? Atau mungkin ini menjadi kebiasaan ketika kamu harus memprioritaskan pekerjaan dan mengerjakannya di hari libur? Hal seperti ini disebut sebagai leavisme dan bisa mengganggu kesejahteraan kamu.

Tren ini bisa mendorong budaya tempat kerja yang beracun jika tidak dihentikan. Sebelum kamu semakin stres karena kebiasaan ini, yuk, cari tahu lebih lanjut tentang leavisme seperti yang telah dilansir dari berbagai sumber.

Leavisme Itu Apa, sih?


Ilustrasi leavisme/Foto: Freepik.com

Sederhananya, leavisme adalah tindakan mengambil jatah cuti untuk mengejar ketertinggalan dalam menyelesaikan tugas pekerjaan, alih-alih meluangkan waktu untuk mengisi ulang tenaga. Kamu menghabiskan waktu ini hanya untuk mengejar ketertinggalan tanpa gangguan dari atasan dan rekan kerja.

Terjadinya Leavisme


Ilustrasi leavisme/Foto: Freepik.com

Melansir Stylist, alasan terjadinya leavisme cukup sederhana, yaitu terlalu banyak pekerjaan dan tidak memiliki cukup waktu untuk mengerjakannya. Kenapa demikian? Karena banyak perusahaan yang secara struktural tidak efisien dalam memanfaatkan waktu dan birokrasi prosedur yang rumit.

Hal inilah yang menyebabkan karyawan berpikir cara terakhir yang bisa mereka gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka adalah dengan menggunakan waktu pribadi, tanpa mempertimbangkan work-life balance.

(naq/naq)