Mengenal Sejarah Bangsa Viking

Rini Apriliani | Beautynesia
Rabu, 08 Jul 2026 15:15 WIB
Mengenal Sejarah Bangsa Viking
Sejarah Bangsa Viking/Foto: Pexels.com/Sebastian Dziomba

Beauties, apakah kamu cukup familiar dengan sebutan bangsa Viking? Bangsa Viking bukan sebutan untuk para penggemar klub bola Persib Bandung, ya!

Bangsa Viking adalah sekelompok orang yang berasal dari negara-negara Skandinavia, yaitu Norwegia, Denmark, dan Swedia. Nama Viking berasal dari bahasa Norse Kuno "vik" (teluk atau sungai) yang merupakan akar kata "vikingr" yang berarti bajak laut. Mereka menjelajah lautan Eropa pada abad ke-8 hingga pertengahan abad ke-11.

Sejarah Bangsa Viking

Mengenal sejarah bangsa Viking

Sejarah Bangsa Viking/Foto: Pexels.com/pixabay

Melansir History On The NET, sebenarnya bangsa Viking berprofesi sebagai petani, pedagang, pandai besi, dan pengrajin. Namun, karena berbagai alasan, mereka sering menyerang kota, gereja, dan biara.

Banyak tempat yang mereka serang berada di pesisir karena paling mudah dijangkau. Kapal mereka yang cepat dan mudah mendarat membuat mudah melakukan penyerangan tersebut.

Tidak semua orang bepergian menjadi Viking yang haus darah. Mengutip BBC, ada juga yang datang dengan damai untuk menetap. Mereka menjadi petani, memelihara hewan dan tanaman, hingga membuat kerajinan.

Namun, ada juga yang menjalani kegiatan Viking sebagai pekerjaan paruh waktu. Saat mereka tidak sibuk bertani, barulah mereka meninggalkan ladang dan pergi merampok. Namun, perampokan juga sangat menguntungkan, sehingga sebagian dari mereka menjadi bajak laut dan perampok penuh waktu.

Bangsa Viking disebut juga penjelajah pemberani karena bisa mencapai Amerika Utara. Hal ini menjadikan mereka orang Eropa pertama yang menemukan Amerika.

Mereka menetap di Islandia dan mencoba menjajah Greenland. Mereka juga berdagang dengan cerdas, menjual banyak barang, mulai dari bulu, besi, kayu, emas, perak, sutra, hingga rempah. Di sepanjang jalur perdagangan, Viking pun memperdagangkan budak.

Dampak Zaman Viking

Mengenal sejarah bangsa Viking

Ilustrasi Bangsa Viking/Foto: Pexels.com/RYAN SHROYER

Bangsa Skandinavia mengubah sejarah Irlandia, Inggris, Rusia, dan negara-negara Eropa lainnya. Mereka mendirikan wilayah baru di Islandia, Greenland, dan untuk sementara waktu, Amerika Utara. Dari tahun 793 hingga 1066 M, Viking menyerbu, berdagang, menantang, menaklukkan, dan menetap di banyak wilayah. 

Menurut para sarjana pada laman History On The NET mengatakan bahwa ada banyak teori tentang mengapa orang Skandinavia mulai meninggalkan rumah untuk melakukan penyerangan besar-besaran, misi perdagangan, eksplorasi, dan pemukiman, yang meliputi:

  • Tekanan penduduk dan kurangnya lahan pertanian yang subur
  • Terlalu banyak anak laki-laki bungsu yang tidak memiliki tanah
  • Sasaran empuk bagi properti gereja dan kota-kota kaya yang tidak terlindungi
  • Ketidakseimbangan perdagangan antara umat Kristen Eropa dan bangsa Viking pagan
  • Persaingan antar kepala suku di tanah kelahiran mereka
  • Daya tarik petualangan di negeri asing

Para prajurit Viking bertempur dengan menggunakan pedang panjang dan kapak. Serangan Viking pertama yang tercatat dalam Anglo-Saxon Chronicle terjadi sekitar tahun 787 M. Peristiwa ini menandai awal dari perjuangan sengit antara Anglo-Saxon dan Viking .

Bangsa Viking adalah penganut paganisme, bukan Kristen seperti kebanyakan orang yang tinggal di Inggris pada waktu itu. Mereka tidak ragu-ragu untuk menyerang sebuah biara karena dipenuhi barang berharga, seperti emas, permata, buku, makanan dan minuman, hingga ternak.

Pada tahun 878 Masehi, hampir semua kerajaan telah jatuh ke tangan Viking. Semua kecuali Wessex, yang saat itu diperintah oleh Alfred Agung. Raja Alfred mengalahkan pasukan Viking dalam pertempuran tetapi tidak mampu mengusir Viking dari Britania.

Bangsa Viking punya beberapa wilayah tempatnya menetap, yakni di Danelaw di sebelah utara dan timur Inggris,  Kepulauan Shetland dan Orkney,  Pulau Man, hingga mendirikan kota Dublin.

Bangsa Viking sendiri tidak meninggalkan catatan tertulis selama Zaman Viking (700-1100 M), tetapi mereka menggunakan huruf trunik (rune). Terdapat tulisan dari abad ke-13 yang mencatat kisah-kisah yang diturunkan dari mulut ke mulut selama berabad-abad.

Arkeologi merupakan sumber bukti utama, termasuk kapal-kapal panjang, barang-barang kuburan, dan koin.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.