Jika masyarakat Indonesia mengenal "Semangat '45" atau etos pantang menyerah sebagai simbol daya juang bangsa, masyarakat Finlandia memiliki konsep serupa yang bernama sisu. Arti dari istilah asal Finlandia ini menggambarkan kombinasi antara ketabahan, keberanian batin, dan kegigihan luar biasa dalam menghadapi situasi sulit.
Karakter ini melekat kuat pada setiap individu maupun seluruh masyarakat di Finlandia untuk terus melampaui batas kemampuan hingga hal yang tampak mustahil tetap bisa terwujud. Etos ini sudah terbukti dari dikenalnya Finlandia sebagai salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, jaminan sosial yang sangat tinggi, hingga tingkat korupsi yang rendah.
Meski negara ini memiliki musim dingin ekstrem yang panjang, gelap, dan rentan memicu rasa depresi, Finlandia mampu bertahan bahkan melampaui tantangan tersebut. Terbukti dengan dinobatkan Finlandia sebagai negara paling bahagia di dunia selama 9 tahun berturut-turut berkat kerja keras kolektif dan daya lenting mental masyarakatnya, alias sisu.
Lalu, apa sebenarnya makna sisu dan bagaimana menerapkan filosofi ini dalam kehidupan sehari-hari agar hidup lebih bermakna dan bahagia?