Beauties, pernahkah terbayangkan keliling dunia selama ratusan hari melalui jalur laut? Menegangkan? Atau malah justru menyenangkan? Ada Kay Cottee, seorang perempuan asal Australia yang merealisasikan perjalanan keliling dunia melalui jalur laut secara solo selama ratusan hari.
Berkat pengalamannya itu, Kay Cottee berhasil menjadi pelaut solo perempuan pertama dari Australia hingga berhasil mencetak rekor dunia. Siapa itu sosok Kay Cottee? Dan bagaimana kisahnya mengarungi lautan? Berikut profil dan kisah perjalanan Kay Cottee, dilansir dari berbagai sumber!
Profil Kay Cotte
Kay Cottee lahir pada 25 Januari 1954, di Sans Souci, pinggiran selatan Sydney, Australia. Dilahirkan dalam keluarga yang memiliki perahu pesiar, membuat Cottee sudah dibawa berlayar untuk pertama kalinya saat masih berusia beberapa minggu. Tak heran, Cottee terus mengembangkan impian masa kecilnya untuk dapat berlayar keliling dunia.
Di usia 20-an, Cottee telah dikenal sebagai pembuat kapal yang mahir, ia juga mengelola bisnis penyewaan kapal pesiar di pantai utara Sydney. Untuk mewujudkan mimpinya berkeliling dunia, Cottee membangun First Lady, sebuah kapal pesiar berukuran 37 kaki. Dengan kapal tersebut, ia mewujudkan impian berlayar keliling dunia selama ratusan hari.
Berapa Lama Cotte Berlayar Keliling Dunia?
Dilansir dari Women Australia, Cottee memulai perjalanannya pada 29 November 1987, saat usianya 33 tahun. Ia berangkat dari pelabuhan Sydney dan kembali pada tanggal 5 Juni 1988. Total Cottee berlayar adalah selama 189 hari 0 jam 32 menit dan ia terhubung hanya melalui radio.
Cottee berlayar dengan jarak 22.100 mil laut dan kecepatan rata-rata 117 mil laut per hari. Hal ini menjadikan Cottee perempuan pertama di dunia yang berlayar keliling dunia sendirian tanpa henti dan tanpa bantuan, dan yang tercepat di seluruh dunia. Pelayaran bersejarahnya ini membuatnya mencetak 7 rekor dunia dan berbagai penghargaan. Salut!