Mengenal "Task Snacking", Cara Produktif Bikin Kerjaan Ringan Tanpa Burnout

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Selasa, 13 Jan 2026 08:00 WIB
Manfaat Task Snacking
Manfaat Task Snacking. Metode ini efektif mengatasi kita menunda-nunda pekerjaan/Foto: freepik.com/cookie_studio

Beauties, pernah merasa stuck menghadapi tugas besar karena merasa terlalu berat dan menakutkan? Baik itu menulis laporan panjang, memulai proyek baru, atau sekadar membereskan rumah yang berantakan. Membayangkan semua beban tugas yang “menggunung”, seringkali membuat kita akhirnya menunda dan terasa mustahil untuk diselesaikan.

Namun, saat ini ada metode sederhana bernama “task snacking”, Beauties. Strategi ini bisa membuat tugas yang besar terasa lebih kecil dan mudah dilakukan. Yuk, mengenal apa itu task snacking yang bisa jadi cara produktif tanpa burnout, bikin pekerjaan jadi lebih ringan!

Apa Itu Task Snacking?

Apa Itu Task Snacking? Memecah tugas menjadi bagian-bagian kecil/Foto: freepik.com/DC Studio

Task snacking merupakan cara produktivitas, di mana memecah tugas besar jadi bagian-bagian kecil. Melansir dari verywell mind, strategi sederhana ini menjadi cara yang ampuh dan berhasil karena memanfaatkan cara kerja otak alami.

Kamu tidak akan merasa kewalahan dengan beban tugas yang besar, tapi akan fokus dengan tugas kecil dan cepat yang bisa membuat pekerjaan cepat selesai. Salah satu contohnya “membaca 2-3 halaman”, dengan memecah bab yang perlu dibaca jadi beberapa halaman, kamu tidak akan merasa beban harus segera menyelesaikan membaca buku sekaligus. 

Manfaat Task Snacking

Manfaat Task Snacking. Metode ini efektif mengatasi kita menunda-nunda pekerjaan/Foto: freepik.com/cookie_studio

Beauties, berikut ini manfaat task snacking dan bisa jadi cara yang efektif mengatasi kita menunda-nunda pekerjaan.

  1. Membantu memulai: Memulai selalu jadi hal yang susah, apalagi kalau sudah ada tugas besar yang menjadi beban. Kamu bisa memulai dengan mengatakan “aku hanya akan lakukan 5 menit untuk ini” bisa jauh lebih mudah untuk mulai melakukan tugas tersebut.
  2. Meningkatkan motivasi: Setiap “snack” tugas yang berhasil kamu lakukan, itu adalah sebuah kemenangan kecil. Kemenangan kecil yang terus bertambah dan kamu telah mencapai sesuatu. Rasa pencapaian itu bisa memberikan otak suntikan dopamin yang akan membantumu terus bersemangat.
  3. Membangun momentum : Saat kamu bisa menyelesaikan beberapa tugas kecil, kamu akan membangun momentum, beban yang besar itu tidak akan terlihat sulit lagi untuk diselesaikan
  4. Cocok untuk jadwal yang sibuk: Kamu tidak perlu waktu panjang untuk bekerja sekaligus. Cukup gunakan waktu luang di sela kegiatan harian, misalnya jeda antar rapt, istirahat makan siang, perjalanan pulang kerja, atau sebelum tidur.
  5. Meningkatkan konsistensi: Konsisten mengerjakan tugas-tugas kecil secara teratur bisa membantu tetap konsisten tanpa kelelahan.
  6. Tidak menguras energi: Mengerjakan tugas yang kecil selama 10 menit biasanya akan tetap dilakukan meskipun kamu sedang lelah, stres, atau tidak bersemangat.

Cara Memulai Task Snacking

Cara Memulai Task Snacking. Membagi tugas-tugas kecil bisa mengubah banyak hal di tempat kerja/Foto: freepik.com/peoplecreations

Beauties, berikut ini beberapa langkah yang bisa membantumu mulai menerapkan task snacking di tempat kerja:

Membagi tugas menjadi bagian-bagian kecil bisa mengubah banyak hal di tempat kerja, terutama kalau kamu sedang menangani banyak proyek sekaligus. Ini dia beberapa strategi “task snacking” yang bisa dilakukan:

  1. Identifikasi komponen proyek: Pecah proyek besar tersebut jadi tugas-tugas kecil dengan bagian yang jelas. Misalnya, mempersiapkan presentasi, kamu bisa membaginya dengan membuat slide dan merancang grafik visualnya terlebih dahulu.
  2. Prioritaskan tugas: Urutkan setiap tugas kecil berdasarkan urgensi dan kepentingannya. Jangan lupa tetapkan deadline untuk setiap tugas.
  3. Mulailah lebih awal: Sebelum membagi tugas menjadi bagian kecil, kamu harus memulai sedikit lebih awal dari biasanya, sehingga kamu akan punya cukup waktu untuk menyelesaikannya sesuai dengan deadline.
  4. Jadwalkan waktu singkat: Alokasikan waktu singkat untuk mengerjakan tugas-tugas kecil. Ini bisa jadi cara agar kamu benar-benar fokus menyelesaikan pekerjaan
  5. Siapkan “daftar snack”: Buat daftar bersisi 10-15 tugas kerja yang cepat dan ringan yang bisa kamu lakukan saat energi mulai menurun atau saat kamu berada di jeda rapat. Anggap saja seperti menu produktivitas yang bisa kamu pilih saat waktu sibuk
  6. Bagi tugas tim: Bagi hasil kerja tim menjadi tugas-tugas kecil dan berikan bagian-bagian tersebut kepada anggota tim yang berbeda.
  7. Persiapan untuk tugas yang lebih besar: Kamu bisa gunakan task snacking sebelum memulai project besar. Misalnya membuat kerangka kerja atau mengumpulkan materi referensi. Hal ini bisa memudahkan kamu untuk memulai project besar.

Untuk memulai task snacking, beberapa alat seperti notepad, sticky note, task board, kalender, dan timer jadi alat yang dibutuhkan untuk melakukan task snacking. Kamu mau coba memulai task snacking, Beauties?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.