Beauties, pernahkah kamu berargumentasi? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), argumentasi adalah alasan untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan.
Namun, dalam kehidupan sehari-hari masih banyak orang yang belum bisa berargumentasi dengan baik sehingga sering kali pendapatnya tidak didengar atau gagal dalam memenangkan argumentasinya.
Jika kamu ingin argumentasimu bisa didengar dan diterima oleh banyak orang maka kamu perlu melatih keterampilan berargumentasimu. Dalam hal ini, orang yang memenangkan argumentasi biasanya tidak hanya pandai dalam berbicara, tetapi mereka juga pandai dalam mendengarkan.
Memiliki keterampilan mendengarkan yang baik dapat membantu meningkatkan kredibilitas diri sekaligus membuat ucapanmu terdengar meyakinkan. Sebab, orang yang selalu mendengarkan pendapat orang lain biasanya adalah orang yang pendapatnya sering didengarkan.
Keterampilan dalam berargumentasi/Foto: Pexels/Pavel Danilyuk |
Namun sayangnya, masih sangat sedikit orang yang pandai dalam mempraktikkan keterampilan ini. Sebab, kebanyakan orang mudah teralihkan dan terpengaruh ketika mendengarkan ucapan orang lain. Sehingga mereka akan langsung memotong pembicaraan yang sedang berlangsung hanya untuk mengemukakan argumentasinya.
Oleh karena itu, tak heran jika orang dengan tipe tersebut jarang sekali didengarkan pendapatnya atau bisa memenangkan argumentasinya. Inilah mengapa keterampilan mendengarkan sangat penting untuk dilatih.
Melansir dari CNBC, dalam buku "Win Every Argument: The Art of Debating, Persuading, and Public Speaking" karya Mehdi Hasan, seorang jurnalis Inggris-Amerika, menjelaskan bahwa setidaknya ada dua jenis keterampilan mendengarkan yang harus kamu kuasai jika ingin menang dalam berargumentasi.
Nah, kira-kira keterampilan mendengarkan seperti apa yang harus dikuasai? Berikut dua jenis keterampilan mendengarkan yang harus kamu kuasai jika ingin menang dalam berargumentasi. Yuk, simak!