Mudik Pakai Motor? Ini 5 Komponen yang Wajib Diservis Jauh-Jauh Hari

Regitha Mandasari Putri Suryana | Beautynesia
Sabtu, 07 Mar 2026 17:30 WIB
5. Lampu dan Kelistrikan
Lampu dan kelistrikan/ Foto :Pexels/Loifotos

Mudik pakai motor menjadi salah satu opsi banyak orang karena lebih hemat dan cepat. Namun, jangan sampai momen lebaranmu berantakan hanya karena motor mendadak mogok di tengah jalur.

Menempuh perjalanan ratusan kilometer dengan beban barang bawaan yang berat adalah ujian berat bagi motor kesayanganmu. Itulah sebabnya, melakukan servis rutin sebelum keberangkatan adalah hal wajib yang tidak boleh ditawar!

Nah, supaya kamu tidak bingung bagian mana saja yang harus dicek ke bengkel, yuk intip checklist komponen vital yang wajib diservis agar perjalanan mudikmu aman, nyaman, dan sampai tujuan tanpa kendala. Simak!

1. Sistem Rem (Kampas dan Minyak Rem)

Sistem rem (kampas dan minyak rem)/Foto : pexels/Kelly

Rem ibarat "nyawa" cadangan kamu di jalan, apalagi saat mudik, motor biasanya penuh barang bawaan. Coba cek kampas rem depan dan belakang, kalau sudah tipis atau bunyi srek-srek saat ngerem, mending langsung ganti baru saja. Jangan sampai rem blong digunakan saat ada turunan tajam atau jalan berliku saat kamu mudik nanti.

Selain kampas, intip juga minyak remnya di bagian stang motor. Kalau warnanya sudah butek (gelap), itu tandanya harus dikuras dan diganti yang baru. Minyak rem yang kotor sering bikin rem jadi kurang pakem karena ada gelembung udara di dalamnya. Rem yang normal tentu lebih aman digunakan, terlebih saat berhenti mendadak kalau ada halangan di depan saat berkendara.

2. Ban dan Tekanan Angin

Ban dan tekanan angin/Foto : pexels/Sunrize

Ban motor adalah satu-satunya bagian yang menyentuh aspal, sehingga kondisinya harus benar-benar prima. Coba lihat garis tengah ban atau tanda segitiga di pinggirnya, kalau sudah botak, jangan nekat digunakan saat mudik karena motor bakal mudah selip, terutama saat hujan. Cek juga jika ada paku yang menancap atau dinding ban yang benjol, karena ban bisa meledak kalau dipaksa jalan jauh dengan beban berat.

Jangan lupa juga cek tekanan angin. Sebelum mudik, isi angin sedikit lebih keras dari biasanya karena beban motor akan bertambah (membawa tas atau oleh-oleh). Ban yang kurang angin membuat mesin kerja lebih keras, bensin jadi boros, dan motor terasa goyang saat belok. Tapi ingat, jangan terlalu keras agar motor tidak terasa sulit saat melewati jalan rusak.

3. Oli Mesin dan Air Radiator

Oli mesin dan air radiator/ Foto : Pexels/Gera zejas

Mudik semacam ujian berat untuk mesin motor karena akan dipacu berjam-jam tanpa henti. Sangat disarankan ganti oli mesin H-7 biar pelumasnya masih segar dan sanggup mendinginkan mesin pas kena macet parah. Oli yang baru akan membuat tarikan motor tetap enteng dan suara mesin tidak kasar meski sudah jalan ratusan kilometer.

Buat kamu yang menggunakan motor matic atau motor sport berpendingin cairan, jangan lupa cek air radiatornya. Pastikan airnya masih penuh dan tidak ada kebocoran di selang-selangnya. Kalau air radiator sampai habis atau kering, mesin motor bisa overheat (kepanasan) dan tiba-tiba mati di tengah jalan.

4. Rantai atau V-Belt (Penyalur Tenaga)

Rantai atau V-Belt (penyalur tenaga)/ Foto : Pexels/Mick haupter

Tenaga dari mesin tidak akan sampai ke roda kalau rantai atau V-belt kamu bermasalah. Untuk motor bebek atau sport, cuci rantainya dari pasir, lalu semprot menggunakan pelumas khusus agar tidak kaku. Kalau rantainya sudah kendor sampai mentok, sebaiknya ganti satu set gear-nya sekalian agar tidak putus di tengah jalan yang jauh dari bengkel.

Khusus pengguna motor matic, bagian V-belt ini sering dilupakan karena lokasinya tertutup. Minta mekanik untuk buka tutup CVT dan cek kondisi sabuk karetnya. Jika sudah ada retak-retak sedikit saja, sebaiknya langsung ganti baru. karena V-belt jika sudah putus, motor hanya bisa digas tapi tidak bisa jalan sama sekali.

5. Lampu dan Kelistrikan

Lampu dan kelistrikan/ Foto :Pexels/Loifotos

Lampu berfungsi memberikan tanda pada pengendara lain, apalagi jika kamu memilih mudik malam atau saat hujan lebat. Pastikan lampu depan, lampu rem, sampai lampu sein semuanya menyala terang. Jangan sampai lampu rem mati, karena orang di belakang tidak akan tahu kalau kamu sedang rem dan bisa berujung tabrakan beruntun.

Terakhir, cek juga kondisi aki motor kamu. Jika starter tangannya sudah mulai sulit menyala atau suara klaksonnya berbunyi nyaring, itu tandanya aki sudah mulai lemah. Motor injeksi zaman sekarang sangat bergantung pada aki, jika aki mati total, motor akan sulit hidup dan kemungkinan menghambat mudikmu. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE