Oversharing di Kantor Bisa Jadi Bumerang, Ini 5 Hal yang Jangan Kamu Ceritakan ke Rekan Kerja

Retno Anggraini | Beautynesia
Kamis, 20 Aug 2026 16:30 WIB
2. Jangan Membicarakan Langkah Karier Selanjutnya
Membicarakan langkah karier, hal yang tidak boleh diceritakan ke rekan kerja/Foto: Magnific.com/magnific

Tidak semua hal perlu dibagikan kepada rekan kerja, meskipun hubungan yang terjalin terasa akrab. Banyak orang baru menyadari dampak oversharing di kantor setelah informasi yang dibagikan justru menjadi bahan pembicaraan atau memengaruhi citra profesional.

Dengan mengetahui informasi apa saja yang sebaiknya disimpan untuk diri sendiri, kamu bisa menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman sekaligus melindungi reputasi profesional kamu. Melansir dari Times of India, ini 5 hal yang sebaiknya tidak kamu ceritakan kepada rekan kerja agar tidak menjadi bumerang di kemudian hari.

1. Gaji

Oversharing di kantor mengenai gaji dapat memicu kecemburuan, perbandingan yang tidak sehat, hingga mengganggu hubungan profesional.
Gaji, hal yang tidak boleh diceritakan ke rekan kerja/Foto: Magnific.com/magnific

Membicarakan gaji memang bukan sesuatu yang sepenuhnya tabu. Bahkan di beberapa situasi, diskusi mengenai kompensasi bisa membantu meningkatkan transparansi. Sayangnya ketika dilakukan tanpa konteks yang tepat, pembicaraan mengenai besaran gaji justru berpotensi memicu rasa iri, perbandingan yang tidak sehat, hingga ketegangan antar rekan kerja.

Setiap orang memiliki tanggung jawab, pengalaman, negosiasi, dan paket kompensasi yang berbeda. Karena itu, angka gaji yang diterima belum tentu bisa dibandingkan secara langsung.

Jika informasi tersebut menyebar tanpa penjelasan yang utuh, bukan tidak mungkin muncul asumsi negatif yang akhirnya memengaruhi hubungan kerja maupun suasana tim. Bila memang ingin berdiskusi soal gaji, pastikan dilakukan dengan tujuan yang jelas dan kepada orang yang tepat.

2. Jangan Membicarakan Langkah Karier Selanjutnya

Membicarakan langkah karier, hal yang tidak boleh diceritakan ke rekan kerja/Foto: Magnific.com/magnific

Merencanakan masa depan karier adalah hal yang wajar. Mungkin kamu sedang mengikuti proses rekrutmen di perusahaan lain, mempertimbangkan pindah divisi, atau bahkan ingin memulai bisnis sendiri. Namun, membicarakan rencana tersebut sebelum semuanya benar-benar pasti justru bisa membawa dampak yang tidak diinginkan.

Informasi mengenai langkah karier berikutnya bisa menyebar lebih cepat daripada yang kamu bayangkan. Jika kabar tersebut sampai ke atasan atau pihak lain sebelum waktunya, mereka bisa mulai meragukan komitmen kamu terhadap pekerjaan saat ini. Akibatnya, kesempatan mengikuti proyek penting, promosi, atau pengembangan karier justru bisa berkurang.

3. Berhati-hati saat Melampiaskan Frustrasi

Oversharing di kantor saat melampiaskan frustrasi berisiko membuat keluhan berubah menjadi gosip yang merusak hubungan kerja.
Melampiaskan frustrasi, hal yang tidak boleh diceritakan ke rekan kerja/Foto: Magnific.com/jcomp

Semua orang pasti pernah merasa lelah, kecewa, atau frustrasi dengan pekerjaan. Meski begitu, menceritakan seluruh kekesalan kepada sembarang rekan kerja bukanlah langkah yang bijak. Tidak semua orang mampu menjaga cerita yang kamu sampaikan tetap menjadi rahasia.

Keluhan yang awalnya hanya ingin dijadikan tempat curhat bisa berubah menjadi gosip, bahkan sampai ke telinga orang yang sedang kamu bicarakan. Jika memang membutuhkan tempat bercerita, pilih orang yang benar-benar dapat dipercaya. Dengan begitu, kamu tetap bisa menyalurkan emosi tanpa mempertaruhkan hubungan profesional.

4. Hindari Melontarkan Komentar Ringan tentang Rekan Kerja

Melontarkan komentar tentang rekan kerja, hal yang tidak boleh diceritakan di kantor/Foto: Pexels.com/RDNE Stock project

Berhati-hatilah ketika percakapan santai saat jam istirahat mulai mengarah pada komentar tentang rekan kerja lain. Komentar yang awalnya hanya dianggap candaan bisa menyebar dari satu orang ke orang lain dengan cerita yang sudah berubah. Bukan tidak mungkin, ucapan kamu kembali kepada kamu dalam versi yang berbeda dan justru menimbulkan konflik.

Jika memang tidak berkaitan dengan pekerjaan atau tidak memberikan manfaat bagi tim, sebaiknya tahan diri untuk tidak ikut mengomentari kehidupan maupun kebiasaan rekan kerja. Menjaga ucapan adalah salah satu cara sederhana untuk mempertahankan hubungan profesional yang sehat.

5. Terlalu Banyak Berbagi Kehidupan Pribadi

Oversharing di kantor mengenai kehidupan pribadi dapat mengurangi privasi dan meningkatkan risiko informasi menjadi bahan gosip.
Berbagi kehidupan pribadi, hal yang tidak boleh diceritakan ke rekan kerja/Foto: Pexels.com/Thirdman

Tidak ada salahnya berbagi cerita tentang hobi, keluarga, atau aktivitas akhir pekan untuk membangun kedekatan dengan rekan kerja. Namun, oversharing di kantor terjadi ketika hampir semua masalah pribadi, kondisi keuangan, konflik keluarga, hingga hubungan asmara diceritakan secara terbuka kepada banyak orang di tempat kerja.

Semakin banyak informasi pribadi yang tersebar, semakin besar pula kemungkinan informasi tersebut disalahgunakan atau menjadi bahan pembicaraan. Selain berisiko mengganggu privasi, kebiasaan ini juga dapat mengaburkan batas antara hubungan profesional dan hubungan personal.

Ini bukan berarti kamu harus menjadi pribadi yang tertutup, tetapi cobalah memilih informasi mana yang memang layak dibagikan dan mana yang lebih baik disimpan untuk orang-orang terdekat di luar lingkungan kerja.

Membangun hubungan yang akrab dengan rekan kerja tentu menjadi nilai tambah di lingkungan kerja. Namun, kedekatan hubungan bukan berarti semua hal harus dibagikan. Mulai sekarang, cobalah lebih bijak sebelum membagikan informasi pribadi atau membicarakan hal-hal yang berpotensi menimbulkan salah paham.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.