Tidak semua hal perlu dibagikan kepada rekan kerja, meskipun hubungan yang terjalin terasa akrab. Banyak orang baru menyadari dampak oversharing di kantor setelah informasi yang dibagikan justru menjadi bahan pembicaraan atau memengaruhi citra profesional.
Dengan mengetahui informasi apa saja yang sebaiknya disimpan untuk diri sendiri, kamu bisa menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman sekaligus melindungi reputasi profesional kamu. Melansir dari Times of India, ini 5 hal yang sebaiknya tidak kamu ceritakan kepada rekan kerja agar tidak menjadi bumerang di kemudian hari.
1. Gaji
|
Gaji, hal yang tidak boleh diceritakan ke rekan kerja/Foto: Magnific.com/magnific |
Membicarakan gaji memang bukan sesuatu yang sepenuhnya tabu. Bahkan di beberapa situasi, diskusi mengenai kompensasi bisa membantu meningkatkan transparansi. Sayangnya ketika dilakukan tanpa konteks yang tepat, pembicaraan mengenai besaran gaji justru berpotensi memicu rasa iri, perbandingan yang tidak sehat, hingga ketegangan antar rekan kerja.
Setiap orang memiliki tanggung jawab, pengalaman, negosiasi, dan paket kompensasi yang berbeda. Karena itu, angka gaji yang diterima belum tentu bisa dibandingkan secara langsung.
Jika informasi tersebut menyebar tanpa penjelasan yang utuh, bukan tidak mungkin muncul asumsi negatif yang akhirnya memengaruhi hubungan kerja maupun suasana tim. Bila memang ingin berdiskusi soal gaji, pastikan dilakukan dengan tujuan yang jelas dan kepada orang yang tepat.