Pakai Pin "BE GOOD", Sederet Artis Lakukan Aksi Protes Pemerintah di Red Carpet Golden Globes 2026
Beauties, masih ingat kasus tewasnya Renee Good (37) yang ditembak oleh salah satu anggota United States Immigration and Customs Enforcement (ICE) atau Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS di tengah operasi imigrasi di Minneapolis beberapa waktu lalu? Good merupakan seorang ibu dari 3 anak yang ditembak di dalam mobilnya setelah mengantarkan anaknya sekolah. Petugas yang menembaknya mengklaim aksi itu merupakan bentuk self-defense (membela diri), tapi saksi mata serta video yang beredar menyatakan sebaliknya, Good tidak mengancam keselamatan petugas.
Investigasi oleh FBI terkait kasus ini pun masih berlanjut. Sementara itu, melansir dari AP News, Presiden AS Donald Trump membela petugas ICE dengan menyatakan bahwa petugas bertindak untuk membela diri dan mengira Good akan menabraknya dengan mobil. Kasus Good tersebut menyusul kematian Keith Porter (43) yang juga ditembak oleh petugas ICE di Los Angeles pada akhir tahun lalu.
Kasus penembakan oleh ICE menuai banyak kecaman dari publik dan memicu banyak aksi protes. Bahkan, sejumlah artis Hollywood ikut menyatakan protesnya di ajang penghargaan Golden Globes Awards ke-83 yang berlangsung Minggu (11/1/2025).
Sederet Artis Hollywood Lakukan Aksi Protes Terhadap ICE
Aksi protes ICE Out digaungkan di Golden Globes 2026. Sederet artis kenakan pin "BE GOOD" sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban ICE./ Foto: instagram.com/markruffalo
Bersanding dengan outfit formal di red carpet, sederet artis Hollywood mengenakan pin bertuliskan “BE GOOD” dan “ICE OUT” untuk mengamplifikasi isu sosial sekaligus sebagai bentuk protes terhadap lembaga pemerintah yang bersangkutan. Ide mengenakan pin ini berawal dari Stamp dan Jess Morales Rocketto, yakni direktur eksekutif dari sebuah kelompok advokasi Latino bernama Maremoto. Mereka memanfaatkan momen-momen budaya penting seperti Golden Globes yang menarik jutaan penonton untuk beri sorotan terhadap isu-isu sosial.
Oleh karena itu, sekitar seminggu sebelum perhelatannya, mereka mengontak selebritas dan pemengaruh yang mereka kenal untuk menyampaikan kampanye sosial tersebut. “Ada tradisi lama di mana para pencipta karya seni mengambil sikap untuk keadilan di saat-saat tertentu,” ujar Stamp, dikutip dari AP News. “Kami akan melanjutkan tradisi itu.”
Mark Ruffalo, Natasha Lyonne, Wanda Sykes, dan Jean Smart merupakan beberapa artis yang mengenakan pin kampanye “BE GOOD” itu sebagai bentuk solidaritas. Mengutip dari laman Deadline, kampanye “BE GOOD” juga diangkat untuk mengingatkan masyarakat untuk “berbuat baik terhadap satu sama lain dalam menghadapi kengerian seperti itu – untuk menjadi warga negara, tetangga, teman, sekutu, dan manusia yang baik.” Kampanye juga didukung oleh Maremoto, Move On, National Domestic Workers Alliance, dan Working Families Power.
Mark Ruffalo turut bersuara melalui akun Instagram pribadinya. Mengunggah potret bertuliskan “ICE OUT” dan “BE GOOD”, ia menyertakan caption “Minggu ini seorang warga negara Amerika tewas dibunuh oleh ICE, dan sebagai manusia yang peduli, saya tidak bisa berpura-pura bahwa ini normal. Ini adalah ajakan kepada semua orang yang mengikuti saya, jika kamu prihatin – kamu tidak sendirian – bersama-sama, kita dapat menghentikan kekerasan, dan #berbuatbaik, untuk menghormati Renee Macklin Good.”
Melalui aksi protes itu, para selebritas kembali membuktikan bahwa fashion dan acara penghargaan prestisius yang kerap diingat sebagai ajang glamor dapat menjadi panggung politik untuk menegakan keadilan dan meningkatkan kesadaran akan masalah sosial.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!