Meski dunia sudah maju, kesetaraan gender terus digaungkan, tak bisa dipungkiri ada begitu banyak tantangan yang dihadapi perempuan. Masih banyak diskriminasi, seksisme, pelecehan, dan berbagai bentuk tidak menyenangkan dan merugikan lainnya yang dialami kaum perempuan.
Salah satu yang paling sering dihadapi oleh kaum perempuan adalah seksisme, yaitu prasangka atau diskriminasi berdasarkan gender seseorang. Dalam konteks seksisme terhadap perempuan, mereka dianggap sebagai sosok yang lemah, tidak rasional, drama queen, dan emosional.
Sayangnya, seksisme masih dinormalisasi dan belum benar-benar hilang. Seiring berkembangnya zaman, seksisme seakan menjelma dalam berbagai bentuk dan ekspresi baru yang tentunya merugikan.
Berikut adalah kalimat bernada seksis yang sering didengar oleh perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Merangkum dari berbagai sumber, yuk cari tahu!
"Jutek Banget Mukanya? Senyum, dong!"
Harapan atau ekspektasi bahwa seorang perempuan harus selalu tersenyum termasuk sebuah bentuk seksisme. Hal ini melanggengkan gagasan bahwa yang terpenting adalah penampilan seorang perempuan. Ini juga mengabaikan fakta bahwa perempuan adalah manusia dengan berbagai macam emosi.
Harapan bahwa perempuan seharusnya hanya menunjukkan emosi positif ternyata didukung oleh penelitian, lho Beauties. Penelitian menunjukkan bahwa perempuan sering 'dihukum' karena mengungkapkan kemarahan, sedangkan pria diberi penghargaan untuk perilaku yang sama.
Jika kamu pernah mengingatkan perempuan lain untuk selalu tersenyum, pahamilah bahwa mungkin dia sedang mengalami hal yang berat. Mulailah menyadari bahwa perempuan memiliki emosi negatif, sama seperti pria, dan berhenti berharap mereka menyembunyikannya di balik senyuman.
"Good girl!"
Perempuan sering menemukan diri mereka dalam posisi canggung ketika dipanggil 'good girl' atau 'gadis baik' oleh atasan mereka. Meskipun sekilas tidak terdengar berbahaya, dan biasanya dikatakan dengan niat baik, kalimat ini cukup merendahkan dan menunjukkan bahwa perempuan tidak dianggap serius sebagai seorang profesional.
Jika seseorang menyebut kamu "gadis baik", coba lakukan hal yang sama kepadanya, dan lihat bagaimana reaksi mereka. Jika kamu khawatir bahwa salah satu tanggapan tersebut dapat mengakibatkan kamu kehilangan pekerjaan karena tidak sopan, cobalah mencari cara untuk memberi tahu orang tersebut dengan hormat bahwa dipanggil "gadis baik" membuat kamu merasa tidak nyaman.