Persiapan untuk Gen Z Tertua, Ini 5 Tips Menghadapi Usia 30 Tahun agar Lebih Santai
Tahun 2027,  Gen Z  angkatan paling tua yakni kelahiran 1997 akan memasuki kepala tiga, nih. Mendengar hal tersebut, tentu banyak orang yang mulai cemas untuk memasuki usia 30 tahun. Apalagi, di umur tersebut banyak hal ‘serius’ yang harus dipersiapkan.Â
Eitss, tenang saja nih, Beauties, memasuki usia 30 tahun tidak semenyeramkan itu, kok. Bukan berarti di usia demikian, kamu harus sudah punya hidup yang sempurna. Tentunya, setiap orang punya timeline dan jalan hidupnya masing-masing.Â
Justru, di usia tersebut bisa kamu jadikan kesempatan untuk lebih mengenal diri kamu. Untuk itu, berikut tips yang bisa membantu kamu agar lebih santai dan siap menghadapi usia 30 tahun. Check this out, ya!Â
1. Evaluasi Kondisi Finansial
Ilustrasi Evaluasi Finansial/ Foto: Freepik.com
Di usia 30, penting banget untuk kamu mulai mengetahui dengan jelas kondisi keuangan pribadi. Mulai dari merincikan penghasilan, pengeluaran rutin, cicilan atau hutang, tabungan, investasi, dan aset yang dimiliki.
Kamu tidak perlu merasa tertinggal jika belum mempunyai banyak uang. Hal yang paling penting adalah mulai membiasakan untuk memiliki sistem keuangan yang sehat dan memahami ke mana uang itu pergi setiap bulannya.
Perlu bagi kamu untuk membangun dana darurat, mengurangi utang konsumtif, serta menyisihkan uang secara konsisten untuk tujuan jangka panjang. Prinsipnya bukan harus kaya di usia 30, namun jangan sampai memasuki usia lanjut tanpa fondasi finansial yang jelas.
Hal ini juga sangat penting jika kamu berencana untuk berkeluarga.
2. Mulai Serius Menjaga Kesehatan
Ilustrasi Menjaga Kesehatan/ Foto: Freepik.com
Usia 30-an sering menjadi masa ketika tubuh mulai menunjukkan konsekuensi dari kebiasaan sebelumnya. Kurang tidur, pola makan sembarangan, jarang olahraga, dan terlalu sering bekerja sampai larut mungkin masih terasa baik-baik saja ketika muda, tetapi dampaknya bisa semakin terasa seiring waktu.
Karena itu, mulai perlakuan kesehatan sebagai investasi, bukan sesuatu yang baru diperhatikan ketika sakit. Bangun kebiasaan sederhana seperti rutin berolahraga, tidur yang cukup, perhatikan pola makan yang sehat dan seimbang, menjaga berat badan, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan.
Tidak harus menjalani gaya hidup ekstrem, kuncinya ada pada konsistensi selama bertahun-tahun. Jangan lupa juga untuk kelola stres dan kontrol emosi ya, Beauties, karena fisik dan mental yang sehat adalah anugerah dan rezeki yang luar biasa terutama di usia matang.
3. Menentukan Arah Karier
Ilustrasi Menentukan Arah Karier/ Foto: Freepik.com
Memasuki usia kepala tiga, adalah waktu yang tepat untuk kamu menentukan arah karier. Tidak semua orang harus menjadi manajer atau memiliki jabatan tinggi. Namun, sebaiknya mulai memahami keahlian apa yang ingin dikembangkan dan seperti apa kehidupan profesional yang ingin dibangun.
Jika merasa salah karier, usia 30 bukan berarti sudah terlambat untuk belajar hal baru atau switch career. Justru, pengalaman beberapa tahun sebelumnya dapat menjadi modal untuk mengambil keputusan yang lebih matang.
Fokusnya pada keterampilan yang memiliki nilai jangka panjang, reputasi profesional, koneksi atau relasi, dan kemampuan beradaptasi ketika ada pada industri atau pekerjaan baru.
4. Berhenti Membandingkan Timeline Hidup
Ilustrasi Berhenti Membandingkan/ Foto: Freepik.com
Di usia 30, mungkin akan semakin sering melihat teman menikah, punya anak, membeli rumah, mendapatkan jabatan tinggi, atau membangun bisnis. Media sosial juga membuat pencapaian orang lain terlihat jauh lebih dekat daripada kenyataan. Hal tersebut menjadi seseorang merasa tertinggal, kan?
Padahal, kehidupan tidak memiliki satu timeline yang berlaku untuk semua orang. Semua orang ada pada jalan hidup dan rezekinya masing-masing. Jika kamu terus-menerus membandingkan hidupmu dengan orang lain, justru akan membuat kamu semakin overthinking dan stres dengan ekspektasimu sendiri.
Yang lebih penting adalah memastikan keputusan yang diambil memang sesuai dengan nilai dan kondisi diri, bukan sekadar karena takut tertinggal, karena sebenarnya tidak ada yang terlambat kok, Beauties.
5. Lebih Mengenal Diri Sendiri
Ilustrasi Lebih Mengenal Diri Sendiri/ Foto: Freepik.com/wayhomestudio
Di usia 20-an, sering menjadi masa untuk eksplorasi, misalnya dengan mencoba berbagai pekerjaan, hubungan, gaya hidup, dan identitas. Memasuki usia 30, ada baiknya kamu mulai memahami pola-pola yang selama ini muncul.
Kamu harus sudah menentukan apa sebenarnya yang kamu inginkan dan sukai. Tentunya, proses ini membutuhkan kejujuran karena terkadang kita menjalani kehidupan berdasarkan ekspektasi orang lain. Tidak semua tujuan yang dulu kita inginkan masih relevan sekarang.
Jadi, jika kamu ingin mengubah arah bukan berarti tanda bahwa kamu gagal, terkadang itu justru tanda bahwa kita semakin memahami diri sendiri. Mulailah dengan mencintai diri kamu sendiri, lebih memprioritaskan dirimu dibandingkan orang lain, dan berdamai dengan diri sendiri dengan mempersiapkan diri menghadapi ketidakpastian.
---
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!