sign up SIGN UP

Pianis Kelas Dunia hingga Staf Khusus Presiden, 5 Tokoh Difabel Ini Sukses Lampaui 'Keterbatasan' Fisiknya

Ghena Oktafira | Beautynesia
Jumat, 03 Dec 2021 19:00 WIB
Pianis Kelas Dunia hingga Staf Khusus Presiden, 5 Tokoh Difabel Ini Sukses Lampaui 'Keterbatasan' Fisiknya
Jakarta -

Hari Disabilitas Internasional diperingati setiap tanggal 3 Desember. Salah satu cara untuk memperingati hari ini adalah dengan mendengarkan dan memaknai kisah inspiratif dari para penyandang disabilitas.

Dengan segala keterbatasan yang ada, beberapa tokoh penyandang disabilitas asal Indonesia ini mampu bangkit untuk mengejar impiannya. Seperti kata pepatah, “usaha tak akan pernah mengkhianati hasil”, begitulah pada akhirnya mereka berhasil menorehkan prestasi di bidangnya masing-masing.

Mereka berhasil membuktikan pada dunia bahwa keterbatasan bukanlah sebuah halangan untuk menggapai kesuksesan. Siapa saja tokoh-tokoh hebat tersebut? Yuk Beauties, kita kenali satu persatu!

Muhammad Ade Irawan

Tokoh Disabilitas Sukses
M. Ade Irawan/Foto: Twitter.com/ade15011994

Terlahir sebagai penyandang tunanetra, membuat pria kelahiran Colchester, Inggris, ini seolah 'melihat' dunia dengan jemarinya. Sejak kecil, Ade memang sering diajak oleh orang tuanya untuk menonton konser musik Jazz.

Hal ini menumbuhkan kecintaan dalam dirinya terhadap dunia musik, khususnya Jazz. Berbekal dari seringnya ia memainkan musik Jazz melalui organ di rumah, pria kelahiran tahun 1994 ini secara nggak langsung telah mengasah bakatnya.

Kepiawaiannya dalam menekan tuts piano kemudian mengantarkan langkahnya untuk unjuk diri sebagai seorang pianis muda pada acara Jazz Links Jam Session di Chicago Cultural Center saat usianya menginjak 12 tahun. Ia pun terus mendalami bakatnya hingga mendapat kesempatan bermain piano pada Chicago Winter Jazz dan Chicago Jazz Festival.

Keindahan nada yang dibawakan oleh jari jemari Ade membuatnya dipercaya untuk menjadi pianis tetap pada acara Farmsworth School of Chicago dan Jazz Links Jam Session.

Kini di usia 27 tahun, Muhammad Ade Irawan telah dikenal sebagai seorang pianis tunanetra berbakat yang diakui oleh dunia internasional. Silih berganti undangan bermain musik menghampiri Ade, nggak hanya datang dari dalam negeri tetapi juga dari mancanegara. Di Indonesia sendiri, ia turut tampil membanggakan di acara yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Indonesia untuk Bahrain, di Paviliun Indonesia di Italia hingga di Sydney Opera House, Australia.

Ratna Indraswari Ibrahim

Tokoh Disabilitas Sukses
Ratna bersama editornya/Foto: Dandc.eu/H. Aga

Dikenal sebagai seorang sastrawan, prestasi yang ditorehkan oleh perempuan berdarah Minang ini memang patut diacungi jempol. Sudah sejak kecil Ratna divonis menderita rakitis, yaitu kelainan pertumbuhan tulang akibat kekurangan vitamin D yang membuat tangan dan kakinya tak mampu lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

Meskipun harus duduk di kursi roda, langkahnya nggak surut untuk terus berkarya dalam dunia sastra. Hal ini terbukti dengan lahirnya 400 buah cerpen dan novel yang laku di pasaran hingga akhir hayatnya.

Nggak tanggung-tanggung, karyanya juga sering kali menyabet penghargaan di dunia kesusastraan, salah satunya yaitu masuk dalam Antologi Cerpen Perempuan ASEAN pada tahun 1996. Uniknya, dalam aktivitas sebagai seorang penulis, Ratna nggak menuliskan karyanya sendiri lho. Ia diketahui mendiktekan pemikirannya kepada asisten pribadinya. Kalimat yang terlontar lalu diketik oleh sang asisten hingga berbentuk karya tulis utuh.

Selain aktif menulis, ia juga merupakan Ketua dari Yayasan Bhakti Nurani Malang dan menjabat sebagai Direktur I LSM Entropic Malang pada tahun 1991. Pada tahun 1994, ia bahkan memperoleh predikat Perempuan Berprestasi dari Pemerintah Republik Indonesia.

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id