Aksi kejam yang dilakukan oleh Israel kian menyengsarakan warga Palestina. Mereka tidak hanya harus merelakan hunian nyaman, tapi harus rela juga satu per satu keluarganya menjadi korban serangan.
Mengutip Al Jazeera, korban meninggal dunia sejak 7 Oktober 2023-4 Juni 2024, sudah mencapai 36.550 orang. Dimana 15.000 di antaranya adalah anak-anak dan 10.000 orang dilaporkan hilang. Adapun untuk korban luka-luka mencapai 82.959 orang.
Sulitnya mendapat perawatan hingga asupan makanan, kini terus dirasakan oleh warga Palestina. Salah satu kisah yang membuat pilu adalah dari Amira al-Taweel, seorang ibu warga Gaza.
(ria/ria)