Stephanie Kurlow, balerina berhijab pertama di dunia yang membuktikan bahwa batasan bukanlah halangan untuk meraih impian. Ia berhasil memadukan tradisi, budaya, dan seni tari balet dengan identitasnya yang unik. Perjalanan perempuan berusia 24 tahun ini menjadi inspirasi bagi banyak perempuan muda yang ingin mengejar mimpi tanpa harus melepas keyakinan dan identitas diri.
Stephanie menunjukkan bahwa dunia balet bisa lebih inklusif. Dari latihan keras di studio hingga tampil di panggung internasional, Stephanie menginspirasi banyak orang untuk berani mengekspresikan diri dengan cara yang autentik dan percaya diri.
Awal Perjalanan Stephanie Kurlow
|
Stephanie Kurlow memulai perjalanan baletnya sejak dini/Foto: Instagram.com/stephaniekurlow |
Melansir Pointe Magazine, Stephanie memulai perjalanan baletnya sejak usia dini. Berasal dari keluarga yang mendukung kreativitas, ia sudah menari sejak umur lima tahun. Namun, menjadi hijabi balerina bukanlah hal mudah.
Ia sering menghadapi tantangan karena pakaian yang dikenakannya berbeda dari balerina pada umumnya. Ketekunan dan dedikasi Stephanie membuatnya mampu menembus batasan itu dan tetap mengejar mimpinya.
Seiring waktu, Stephanie menemukan cara untuk mengekspresikan diri melalui balet sambil tetap mempertahankan identitasnya sebagai seorang Muslimah. Latihan intensif dan disiplin tinggi membantunya tampil di berbagai pertunjukan, bahkan menarik perhatian media internasional.