Protes pecah di Irak usai seorang YouTuber perempuan berusia 22 tahun tewas, diduga dicekik oleh sang ayah. Warga Irak berkumpul berunjuk rasa, menyerukan reformasi hukum yang bisa melindungi kaum perempuan.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Saad Maan mengumumkan bahwa YouTuber bernama Tiba Ali dibunuh pada Selasa (31/1) di pusat kota Diwaniyah oleh ayahnya. Laporan mengatakan bahwa sang ayah mencekik Ali di malam hari saat perempuan itu tertidur. Ayah Ali diketahui sudah menyerahkan diri ke polisi, sebagaimana diberitakan AP News.
Alasan YouTuber Irak Dibunuh Sang Ayah
Tiba Ali diketahui telah tinggal di Istanbul, Turki, dan memiliki saluran YouTube dengan lebih dari 20 ribu subscribers. Ia mengunggah dokumentasi kehidupannya di Turki bersama pasangannya, yang merupakan seorang investor real estate.
Dalam video YouTube pertamanya pada November 2021, Ali mengatakan dia pindah ke Turki untuk melanjutkan pendidikannya. Namun kemudian ia memilih untuk tetap tinggal karena menikmati hidup di sana.
Ayah Ali dikabarkan tidak setuju dengan kepindahan putrinya tersebut, maupun rencananya untuk menikah dengan pasangannya. Maan mengatakan bahwa Ali dan ayahnya memiliki perselisihan yang memanas selama kunjungan ke Irak, dan sehari sebelum pembunuhannya, polisi komunitas setempat turun tangan untuk membantu mereka berdamai dan mencapai penyelesaian.
LSM Irak, Support Her Organization for Women's Rights, membagikan rekaman suara yang dilaporkan dikirim Ali ke teman-temannya pada malam sebelum dia dibunuh. Dalam rekaman itu, Ali mengonfrontasi orangtuanya tentang tidak ingin kembali tinggal di Irak setelah kakaknya melakukan pelecehan seksual terhadapnya.
Rekaman suara itu diakhiri dengan ayahnya berteriak dan memukulnya saat dia berteriak kesakitan. Kantor berita AP News tidak dapat secara independen memverifikasi keaslian rekaman suara tersebut.
Tewasnya Tiba Ali disebut sebagai "honour killing" atau "pembunuhan demi kehormatan". Hal ini mendapat kecaman keras dari kelompok hak asasi perempuan dan masyarakat Irak.
Apa itu honour killing? Dan bagaimana sistem perlindungan terhadap perempuan yang mengalami kekerasan di Irak? Lanjutkan membaca di halaman berikutnya.